Muzni Zakaria Terobsesi Cetak 1000 Hafidz Quran di Solsel

AI Mangindo Kayo | Selasa, 05-06-2018 | 08:02 WIB | 200 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Muzni Zakaria Terobsesi Cetak 1000 Hafidz Quran di Solsel<p>Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria, menghadiri buka bersama dan tsyakuran memperingati 1 tahun berdirinya pesantren Harakatul Qur'an di Koto Tangah, Kota Padang, Ahad (4/6/2018). (diky lesmana/valoranews)

VALORAnews - Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria hadiri buka bersama dan tasyakuran memperingati 1 tahun berdirinya pesantren Harakatul Qur'an, di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Ahad (3/5/2014).

Muzni sangat mengapresiasi keberadaan pesantren Harakatul Qur'an yang berkembang secara cepat. Kendati baru berdiri selama satu tahun.

"Diharapkan, kedepannya akan melahirkan tahfidz muda yang berprestasi. Sehingga, dapat menjadi calon-calon pemimpin yang islami," katanya.


Dia mengajak, pengurus pondok mengupayakan untuk melahirkan santri-santri penghafal Qur'an yang berkualitas sebagai generasi penerus ulama seperti buya Hamka.

"Selain itu, saya di Solok Selatan juga berobsesi untuk melahirkan 1.000 hafizd yang berkualitas sesuai visi misi sejahtera dan religius," jelasnya.

Kedepan, kata Muzni, bisa bersnergi dalam melahirkan tunas muda para penghafal Qur'an. Menjadikan kabupaten yang berada di ujung ptovinsi tersebut sebagai daerah yang religi.

Sementara, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN), Imam Bonjol Padang, Eka Wirman Putra menyampaikan bangga dengan bupati Solok Selatan, yang mempunyai obsesi yang sama untuk mengembangkan pendidikan keagamaan.

"UIN, In Syaa Allah bersama-sama siap untuk menyelesaikan program-program ini. Kami tetap berupaya maksimal," katanya.

Sementara itu, Pembina pesantrenHarakatul Qur'an,Ustadz Syukur Usman mengucapkan terimakasih terhadap kedatangan bupati Solsel beserta rektor UIN Imam Bonjol Padang dalam acara tasyakuran ini.

"Pesantren ini dibangun Februari 2017 lalu. Baru satu tahunan dibangun, alhamdulillah kami bisa membangun bangunan berlantai dua yang dapat menampung santri-santri untuk dididik menjadi hafidz Qur'an," katanya.

Pesantren ini berdiri dengan luas 4000 meter persegi dan berasal dari tanah wakaf CV Citra Dragon (keluarga ustadz Syukur Usman).

"Sejak pesantren ini berdiri, baru Muzni Zakaria sebagai satu-satunya kepala daerah yang berkunjung kesini. Ini merupakan kehormatan dan untuk menjaga silaturahmi dan ukhuwah islamiah sehingga kami dapat bekerjasama untuk memajukan pendidikan agama sesuai dengan visi misi bupati yaitu sejahtera religius," pungkasnya.(dky)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya