Diajak Wako Hendri Arnis Bergoro, Warga: Sudah Diwakilkan ke Pak RT, Pak

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 25-07-2015 | 19:48 WIB | 1432 klik | Kota Padang Panjang
<p>Diajak Wako Hendri Arnis Bergoro, Warga: Sudah Diwakilkan ke Pak RT, Pak<p>Wako Padangpanjang, Hendri Arnis memerhatikan petugas kebersihan membawa sampah, usai melaksanakan goro di dua kelurahan, Sabtu (25/7/2015). (humas)

VALORAnews - Pemko Padangpanjang kembali menggairahkan gotong royong. Sabtu (25/7/2015), Walikota Hendri Arnis bersama jajarannya, goro bersama di dua kelurahan, membersihkan pinggiran jalan, tali bandar dan sarana umum lainnya.

"Kita sengaja menggerakkan kembali semangat gotong royong warga, yang sudah lama tumpul. Hari ini dimulai di Kelurahan Koto Panjang dan Koto Katiak. Nanti setiap pekan kita gilir masing masing dua kelurahan lagi," kata Hendri Arnis di lokasi goro.

Dikatakan, dari jalannya goro pada kesempatan itu, yang banyak turun ke lapangan hanya aparatur pemerintah saja. Sedangkan warga masyarakat tidak begitu banyak. "Kesadaran warga seperti ini yang perlu dipancing kembali untuk mau goro," katanya.


Pantauan, saat goro berlangsung, ada dua orang kaum ibu berpakaian rapi. Saat disapa walikota, salah seorang menjawab dia mau pergi pesta. "Ndak bisa ikut goro dulu agak sebentar," minta walikota. "Sudah diwakilkan ke Pak RT, Pak," jawab ibu tadi.

Melihat kondisi ini, walikota hanya geleng-geleng kepala sembari senyum kepada aparatur lainnya, yang sedang giat membersihkan pinggiran jalan dan tali bandar.

Adalagi warga yang pagar rumahnya diselemuti semak belukar. Dia tahu kalau yang sedang membersihkan pagar itu walikota bersama beberapa pejabat dan aparatur lainnya. Tapi yang punya rumah itu melihat saja sambil senyum-senyum. Terlihat dia belum tergerak juga untuk ikut gotong royong.

Menurut Amir H (54), salah seorang warga Koto Panjang, sedikitnya warga turun goro, karena sudah terlalu manja selama ini. "Semua fasilitas umum selama ini pemerintah saja yang memelihara kebersihannya. Mereka sudah lama tidak goro bersama. Jadi untuk memulai lagi kebiasaan goro bersama butuh waktu," katanya.

Sementara, Auriwati Jamil (67), warga Koto Panjang lainnya, mengatakan, sedikitnya warga ikut gotong royong karena sosialisasi terlalu mendadak. "Mereka suda punya agenda lain pada hari ini. Apalagi masih suasana lebaran, banyak mereka bepergian," katanya. (relis)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang Panjang lainnya