Wonorejo dan Manggiu Bakal Jadi Sentra Pisang Roti

AI Mangindo Kayo | Jumat, 29-06-2018 | 20:33 WIB | 189 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Wonorejo dan Manggiu Bakal Jadi Sentra Pisang Roti<p>Kepala Bidang Holtikultura, Dinas Pertanian Solok Selatan, Risa Herfina. (humas)

VALORAnews - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, mengembangkan pisang roti sebagai salah satu komiditi unggulan untuk diolah menjadi berbagai makanan.

Kepala Bidang Holtikultura Dinas Pertanian Solok Selatan, Risa Herfina mengatakan, untuk pengembangan pisang roti pemerintah setempat sudah membagikan 1.000 bibit kepada masyarakat pada 2017 dan tahun ini juga ada bantuan 450 batang bibit.

"Pisang roti merupakan tanaman asli Solok Selatan dan kami sudah mengembangkannya secara luas sejak 2015 dan bisa diolah menjadi berbagai macam makanan yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Kabupaten itu," katanya.


Untuk Pengembangannya saat ini fokus di Wonorejo dan Manggiu Kecamatan Sangir serta di Pauah Duo. Saat ini, katanya, pisang roti sudah diolah menjadi berbagai bahan makanan ringan seperti keripik, donat, parkedel, serundeng maupun dendeng dari jantung pisang.

Saat libur lebaran, unit Pelayanan Pengembangan Pengolahan Hasil Pertanian (UP3HP) yang mengolah pisang roti menjadi berbagai makanan ringan kewalahan melayani konsumen karena permintaannya banyak.

"Makan hasil olahan pisang roti cukup diminati sehingga cocok dijadikan untuk penunjang pariwisata," ujarnya.

Pisang roti sendiri mulai memiliki jantung setelah usia 180-210 hari setelah ditanam dan 90 setelah itu sudah bisa dipanen.

"Kalau sudah mulai panen maka akan berkelanjutan dan tidak perlu menunggu lama sebab anaknya cukup banyak," katanya.

Ukuran buah pisang roti juga besar yaitu mencapai panjang 19-25 centimeter dengan berat 240-480 gram perbuah. Setiap sisir berisikan 15-26 buah dengan berat persisirnya mencapai 3,5-7,9 kilogram.

Sedangkan setiap tandan memiliki 5-7 sisir dan beratnya bisa mencapai 55 kilogram. Setiap hektare bisa ditanami 800-900 batang dengan produksi perhektarnya mencapai 50 ton. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Bisnis lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya