Wagub Muslim Kasim Tutup Derbi Serambi 2015

Kuda Milik Komandan KRI Krait 827 Rajai Race Bergengsi

AI Mangindo Kayo | Rabu, 01-04-2015 | 11:17 WIB | 3147 klik | Kota Padang Panjang
<p>Kuda Milik Komandan KRI Krait 827 Rajai Race Bergengsi<p>Para joki dengan semangat memacu kuda yang ditungganginya, dalam Derby Serambi 2015 yang berakhir Senin sore kemarin. (Humas Padangpanjang)

VALORAnews - Pacu kuda Serambi Derbi 2015 Padangpanjang yang berlangsung dua hari, Minggu-Senin (29-30/3), telah ditutup Wakil Gubernur Muslim Kasim, Senin sore menjelang magrib.

Acara penutupan ini berlangsung dengan tertib, setelah istirahat sejenak, menunggu lap terakhir. Muslim Kasim sangat memujikan antusias masyarakat yang berpartisipasi meramaikan alek anak nagari Padangpanjang Batipuah X Koto ini.

Dia mengucapkan selamat kepada Walikota Padang Panjang H Hendri Arnis yang telah sukses menggelar acara pacu kuda tradisional itu.


Sementara, Hendri Arnis mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan pihak sponsor yang telah bekerja keras menyukseskan acara pacu kuda.

"Saya ucapkan terimakasih tak terhingga kepada seluruh yang terlibat dalam acara ini. Terutama ninik mamak nagari Padangpanjang. Kenagarian Gunung, Bukit Surungan, Lareh nan Panjang dan Batipuah Sapuluah Koto," katanya.

Perlombaan Hari Terakhir

Dalam pacuan paling ditunggu di Kelas II Handycap jarak 1.200 meter pada hari ke-2 Serambi Derbi I, Putra Samudra milik Mayor Laut (P) Doni Putra dari Payakumbuh kembali membuktikan ketangguhan setelah mengalahkan Meurah Johan milik Bupati Aceh Besar.

Kuda eks Stoner bernomor pelana 1 tersebut, sejak awal dilepas dari starting gate tampak mendapat pengawalan ketat Meurah Johan pemakai pelana 2.

Namun prediksi banyak orang pada kuda hasil perkawinan Rajo Biaro dan Putri Alda itu terbukti, setelah mulai awal hingga berakhirnya persaingan ketat di garis finis.

Ketua Panitia Pelaksana Serambi Derby I, Yunelson menyampaikan, sedianya pacuan Kelas II Handycap jarak 1.200 meter di hari kedua iven tersebut, akan berpacu tiga kuda.

Namun kuda PIR 188 milik pengusaha Rumah Makan Pondok Indah Raya Padangpanjang, Haji Sun yang merupakan Juara I Kelas Serambi Derby, memilih tidak turut berpacu.

Pada kelas ini sedianya tiga kuda sama-sama peraih juara I, akan berpacu. Namun karena peraih Piala Kelas Serambi Derby, PIR 188 dinilai kurang sehat oleh pemiliknya, maka tidak jadi diturunkan.

Karena itu, pada kelas II Handycap jarak 1.200 meter pada hari ke-2 ini akhirnya diikuti dua kuda. Masing-masing pemenang Race 7-8 pacuan Kelas III Handycap jarak 1.200 meter hari pertama, Meurah Johan dari Aceh dan Putra Samudra dari Payakumbuh.

Komandan KRI Krait 827 Satkamla Lantamal IV Tanjungpinang Mayor Laut (P) Doni Saputra, begitu mendapat kabar kemenangan kembali yang dipersembahkan Putra Samudra, mengaku sangat bangga.

Meski tidak melihat secara langsung persaingan sengit dengan Meurah Johan tersebut, Doni mengaku yakin dengan stabilitas fisik kuda eks stoner itu.

"Meski tidak melihat langsung persaingan Putra Samudra melawan Meurah Johan di hari ke-2 ini, namun kemenangan sudah saya rasakan. Hanya saja meski tidak di lokasi, pelatih dan joki mengaku optimistis memimpin pacuan di Kelas II Handycap 1.200 meter ke dua itu," ungkap Doni.

Melihat begitu antusiasnya pecinta kuda dan masyarakat Sumbar bahkan Sumatera untuk menyaksikan pacuan kuda, pria kelahiran 1980 itu juga telah mengatur jadwal penyelenggaraan alek nagari bersama ninik mamak Kenagarian Tiakar dan perantau untuk menggelar pacu kuda setelah lebaran Idul Fitri mendatang.

"Kemenangan ini merupakan sebagian suntikan motivasi kami untuk menyelenggarakan pacuan kuda di Tiakar Payakumbuh Timur untuk memberikan hiburan yang mungkin telah lama tidak disaksikan perantau kami. Saat ini sedang proses, semoga bisa terlaksana," ungkap Doni melalui selulernya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Sport lainnya
Berita Kota Padang Panjang lainnya