Ini Target PDIP Pemilu 2019 di Sumbar

AI Mangindo Kayo | Minggu, 07-10-2018 | 16:19 WIB | 155 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Ini Target PDIP Pemilu 2019 di Sumbar<p>Ketua PDI Perjuangan Sumbar, Alex Indra Lukman memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Daerah di sebuah hotel di Padang, Ahad (7/10/2018). (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman menargetkan, meraih dua kursi DPR RI pada pemilu 2019.

Hal tersebut disampaikannya disela-sela Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di sebuah hotel di Padang, Ahad (7/10/2018). Dua kursi DPR RI itu ditargetkan berasal dari dua daerah pemilihan (Dapil) yaitu Sumbar 1 dan Sumbar 2.

Untuk DPRD provinsi, Alex menargetkan, meraih 8 kursi dari 8 Dapil yang ada di Sumbar pada pemilu legisaltif yang digelar serentak dengan pemilu presiden itu.


"Kita menargetkan tidak ada lagi 'kursi kosong' di DPRD Sumbar dari PDI Perjuangan pada Pileg 2019 nanti," ujar Alex yang maju lagi di Dapil Sumbar 1 pada pemilu 2019 nanti.

Untuk mencapai target tersebut, urai dia, PDIP telah menetapkan dua orang koordinator di masing-masing wilayah.

"Saya sendiri akan jadi koordinator di Dapil Sumbar 1 dan Brigjen (purn) Yudi Satriyono sebagai koordinator Dapil Sumbar 2," tambahnya.

Alex menambahkan, pada Pemilu 2019 nanti Caleg PDIP berasal dari berbagai profesi. Hal tersebut, untuk lebih mendongkrak perolehan suara partai.

Caleg PDIP pada pileg 2019 diisi pengusaha, purnawirawan hingga aktivis LSM. Diharapkan, dengan adanya caleg dari berbagai latar belakang profesi tersebut, selain mempunyai berbagai macam basis massa, juga guna menghindari 'pertempuran' sesama caleg yang tentunya tidak akan mendongkrak perolehan suara partai.

Sementara itu, Brigjen (purn), Yudi Satriyono mengatakan, keyakinananya untuk dapat memenuhi target dua kursi DPR-RI tersebut.

"Saya sangat senang bisa bergabung dengan PDIP. Setelah pensiun dari TNI, sekarang saya akan berbuat sesuatu untuk negeri melalui dunia politik," terangnya.

Sebagai mantan Anggota TNI, Brigjen Yudi memahami, kalau TNI harus netral. "Tentunya, kita bisa meraih suara melalui keluarga besar TNI, karena mereka mempunyai hak suara yang sama," papar jendral bintang satu ini. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya