KPU Padang Rancang Penerbitan Buku tentang Sosiologi Politik bersama UNP

AI Mangindo Kayo | Jumat, 12-10-2018 | 17:00 WIB | 153 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>KPU Padang Rancang Penerbitan Buku tentang Sosiologi Politik bersama UNP<p>Ketua KPU Padang, Muhammad Sawati bersama Eka Vidya Putra (akademisi FIS UNP) memaparkan materi tentang kepemiluan pada talk show yang digelar dalam acara KPU Padang Goes to Campus, Jumat (12/20/2018). Talkshow ini dimoderatori Kasubag Teknis KPU Padang, Sutrisno (tengah). (mangindo kayo/valoranews)

VALORAnews - Mahasiswa adalah generasi muda terpilih. Karena orang-orang terpilih, mahasiswa diharapkan jadi pemimpin bangsa di masa depan.

Hal itu dikatakan Ketua KPU Padang, Muhammad Sawati pada talk show bertemakan "Peran Mahasiswa Sukseskan Agenda Demokrasi" dalam agenda KPU Padang Goes to Campus di Jurusan Sosiologi FIS UNP, Jumat (12/10/2018).

Dalam talk show yang dipandu Kasubag Teknis KPU Padang, Sutrisno itu, juga hadir sebagai pembicara, dosen Sosiologi Politik UNP, Dr Eka Vidya Putra. Selain talk show, juga digelar Orasi Demokrasi Mahasiswa dan kuis pemilu.


Karena orang terpilih itu, Sawati mengharapkan mahasiswa, bisa berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan pemilu. Partisipasi aktif itu berupa ikut mengawasi proses pelaksanaan pemilu hingga aktif memberikan penyadaran ke masyarakat akan arti penting menggunakan hak pilih.

"Mahasiswa harus berbeda dengan generasi muda yang tidak berkesempatan mengenyam pendidikan tinggi. Dengan populasi lebih dari 20 persen, banyak harapan ditumpangkan ke mahasiswa demi memperbaiki bangsa melalui pesta demokrasi, pemilu," harap Sawati.

Sementara, Eka Vidya Putra mengungkapkan, persoalan pemilu di setiap periode pelaksanaan, yaituvyerus menurunnya angka partisipasi pemilih.

Penyebab turun, ungkap Eka, pemilih terfragmentasi dan terjadinya mobilisasi pemilih. Kemudian, regulasi yang terus berubah, modal sosial caleg yang rendah dan pendidikan politik yang tak massif.

Selain itu, Eka menilai, pelaksanaan pemilu 2019 jadi pertaruhan proses demokratisasi di Indonesia, apakah bisa terlepas dari masa transisi atau berakhir antiklimaks.

Disela talk show, KPU Padang juga menggelar pengecekan kepastian terdaftar sebagai pemilih pemilu 2019 terhadap sejumlah mahasiswa. Caranya, memasukan NIK KTP elektronik mahasiswa kedalam aplikasi data pemilih yang tampil secara daring (online) di website KPU RI.

Selain itu, KPU Padang juga melakukan penandatanganan nota kerjasama dengan Jurusan Sosiologi FIS UNP. Tujuan kerjasama ini, untuk meningkatkan peran aktif perguruan tinggi dalam kehidupan sosial dan pembangunan politik menuju kehidupan yang lebih demokratis dan sejahtera.

Kerjasama ini akan meliputi dukungan terhadap penyelenggaraan pemilu yang berkualitas, berintegritas dan demokratis. Kemudian, pendidikan dan pelatihan untuk penyelenggaraan pemilu.

Selanjutnya, melakukan penelitian aplikatif terkait partisipasi pemilih dan indeks kualitas
pemilu/pilkada serta pengabdian pada masyarakat.

Selain itu, juga akan dilakukan penerbitan buku yang materinya berasal dari dua ratusan essai tentang politik yang ditulis mahasiswa Sosiologi UNP.

Tulisan itu akan diseleksi jadi 100 buah yang kemudian, materinya akan dipertajam lagi dengan sejumlah referensi. Juga akan dilakukan pendalaman materi bersama KPU Padang. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya