Kurangi Timbunan Sampah

Pengelolaan Harus Mulai dari Pemilahan

AI Mangindo Kayo | Kamis, 02-04-2015 | 13:54 WIB | 813 klik | Kota Padang
<p>Pengelolaan Harus Mulai dari Pemilahan<p>Walikota Padang, H Mahyeldi saat menggelar pertemuan dengan para camat dan lurah se-Kota Padang di balaikota Aia Pacah, Kamis (2/4/2015) membicarakan sampah warga kota. (humas pemko padang)

VALORAnews - Sekitar 500 ton sampah, diproduksi penduduk Kota Padang setiap harinya. Praktis, hal ini akan menghasilkan tumpukan raksasa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jika itu berlangsung terus menerus, tanpa solusi pengolahan, maka TPA Aia Dingin diprediksi tak berumur panjang.

"Untuk itu, pengolahan sampah yang berbasis pemilahan dari rumah tangga harus dibudayakan dari sekarang," ungkap Walikota Padang, H Mahyeldi saat menggelar pertemuan dengan para camat dan lurah se-Kota Padang di balaikota Aia Pacah, Kamis (2/4/2015) sebagaimana rilis yang dilansir melalui fanpage facebook pemko padang.

Ditekankan Mahyeldi, camat dan lurah di samping terus mengawal perilaku masyarakat agar tak membuang sampah sembarangan. Ujung tombak pemerintahan ini dituntut bisa menumbuhkan budaya pemilahan sampah yang dimulai dari rumah tangga.


"Dengan melakukan pemilahan sampah mulai dari rumah tangga, maka akan mengurangi volume sampah yang akan diangkut ke TPA," kata Mahyeldi.

Ia menambahkan, perangkat camat dan lurah harus memantau dan melakukan pemetaan titik penempatan bak sampah di lingkungannya. Sehingga, bisa diketahui, mana saja titik yang perlu diadakan tempat sampah atau yang belum ada tempat sampahnya.

Satu-satunya lurah yang sudah membuat pemetaan seperti itu adalah Lurah Rimbo Kaluang, sehingga diapresiasi wali kota. Ia (Mahyeldi) minta agar lurah lain, mengikuti seperti pemetaan yang dibuat Lurah Riswandi tersebut. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang lainnya