Pemko Padang Boyong Pimpinan Puskesmas ke Kopo, Ini Tujuannya

AI Mangindo Kayo | Rabu, 05-12-2018 | 20:41 WIB | 64 klik | Kota Padang
<p>Pemko Padang Boyong Pimpinan Puskesmas ke Kopo, Ini Tujuannya<p>Asisten Administrasi Kota Padang, Didi Aryadi dan Kepala DKK Ferimulyani beserta sejumlah pejabat Pemko Padang lainnya, mendengarkan paparan dari pimpinan Puskesmas Kopo dalam meraih peringkat Puskemas Paripurna pada kegiatan kaji banding, Rabu (5/12/2018). (humas)

VALORAnews - Dalam rangka meningkatkan akreditasi seluruh Puskesmas di Kota Padang menjadi Puskesmas Paripurna, Pemko Padang melakukan kaji banding ke Pemko Bandung tepatnya ke Puskesmas Kopo, Kecamatan Bojongloa Kidul, Rabu (5/12/2018). Puskesmas Kopo merupakan Puskesmas Paripurna yang telah meraih berbagai penghargaan dan menjadi model bagi berbagai daerah dan manca negara.

Kaji banding dari Pemko Padang tersebut diikuti Asisten Administrasi Kota Padang, Didi Aryadi, Kepala DKK Ferimulyani, Kabag Humas Imral Fauzi, Sekretaris Bappeda Elvira, Kasubid Akuntansi BPKA Jufri serta 12 Kepala Puskesmas; Ulak Karang, Air Tawar, Lapai, Pengambiran, Kuranji, Pasar Ambacang, Nanggalo, Anak Air, Dadok, Rawang, Pancungan.

Dikesempatan itu, Didi Aryadi mengatakan, saat ini akreditasi Puskesmas di Kota Padang masih Utama, satu tahap lagi menuju akreditasi Paripurna. "Kita perlu kaji banding ke Puskesmas Kopo ini, karena banyak hal yang perlu kita pelajari," ungkap Didi dipertemuan itu.


Hal senada dikatakan Ferimulyani. Dia menjelaskan, mulai tahun ini setiap Puskesmas di Kota Padang sudah memberlakukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Mandiri, disamping berkonsentrasi memberikan pelayanan kesehatan masyarakat, juga bertanggungjawab menjadi Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) BLUD.

"Kita juga memerlukan ilmu PKK BLUD dan pengalaman Puskesmas Kopo dalam mengimplementasikannya. Selain tatakelola dalam mewujudkan Puskesmas Paripurna," imbuh Ferimulyani.

Dikesempatan ITU, Kepala UPT Puskesmas Kopo, dr Intan Annisa Fatmawaty mengatakan, Puskesmas Kopo melakukan banyak hal dalam mewujudkan Puskesmas Paripurna. Di antaranya, pelayanan yang berbasis teknologi informasi, peningkatan SDM di bidang PPK BLUD dan peningkatan fasilitas Puskesmas.

"Yang paling penting dari semua itu adalah membangun tata nilai dan budaya kerja, serta ikhtiar yang paripurna," ujar Intan

"Disamping menguasai dan menerapkan ilmu manajemen Puskesmas dan manajemen Perkesmas dalam tatakelola Puskesmas," tambahnya. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang lainnya