Mahyeldi Serahkan Rp2,366 Miliar untuk Korban Gempa Palu, Ini Rinciannya

AI Mangindo Kayo | Jumat, 21-12-2018 | 18:26 WIB | 250 klik | Nasional
<p>Mahyeldi Serahkan Rp2,366 Miliar untuk Korban Gempa Palu, Ini Rinciannya<p>Wali Kota Padang, Mahyeldi secara resmi menyerahkan bantuan bencana gempa, tsunami dan likuifaksi Sulawesi Tengah sebesar Rp2,366 Miliar, Jumat (21/12/2018). Bantuan ini diserahkan ke beberapa lokasi di Kota Palu. (humas)

VALORAnews - Wali Kota Padang, Mahyeldi menyerahkan bantuan bencana gempa, tsunami dan likuifaksi Sulawesi Tengah sebesar Rp2,366 Miliar di beberapa lokasi di Kota Palu, Jumat (21/12/2018). Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Alkhairaat dan Masjid sebesar Rp1,25 miliar, korban bencana dari Ikatan Keluarga Minang Sulawesi Tengah (IKMST) sebesar Rp366 juta dan Rp750 juta diserahkan ke Pemprov Sulawesi Tengah.

Dikesempatan itu, Mahyeldi yang didampingi Ketua TP-PKK Kota Padang Harneli, Ketua Baznas Kota Padang Epi Santoso, Kepala BPKA Kota Padang Andri Yulika, Kepala Dinas Sosial Amasrul beserta jajaran staf langsung melakukan peletakkan batu pertama pembangunan MIS Alkhairaat di Perumnas Balaora Kota Palu sekaligus penyerahan bantuan pembangunan MIS dan Masjid kepada Ketua Pembangunan MIS Alkahairaat, Mohammad Godal yang juga Wakil Ketua I Baznas Sulawesi Tengah.

Selanjutnya, Wali Kota Padang bersama rombongan mendatangi Kantor Guberner Sulawesi Tengah menyerahkan bantuan Rp750 juta yang diterima Sekda Sulawesi Tengah Mohammad Hidayat. Bantuan sebesar Rp366 juta bagi IKMST, Mahyeldi mendatangi Rumah Gadang IKMST di Jalan Kelinci Kota Palu.


Saat penyerahan bantuan pembangunan MIS Alkhairaat dan Masjid, Mahyeldi mengatakan, bantuan itu berasal dari warga Kota Padang, BUMN/BUMD yang ada di Kota Padang, Pengusaha, Kantor Pemerintahan dan penggalangan donasi yang dilakukan masyarakat di beberapa tempat.

Selanjutnya, bantuan untuk Sulawesi Tengah dikumpulkan di Baznas Kota Padang. Bantuan juga berasal dari APBD Padang sebesar Rp750 juta.

"Pembangunan kembali sekolah dan masjid yang rusak akibat bencana, merupakan hal yang paling penting dilakukan. Agar proses belajar mengajar bisa kembali berjalan normal," terangnya.

"Karena, dengan pendidikan berkarakter, kita bisa melahirkan generasi masa depan yang cerdas dan berakhlaqul karimah. Hal ini juga kita lakukan saat membantu bencana di Lombok beberapa waktu lalu," ujar Mahyeldi di depan warga Perumahan Balaora.

Begitu juga saat menyerahkan bantuan ke Sekda Hidayat, Mahyeldi mengatakan, bantuan bagi Sulawesi Tengah merupakan bentuk kepedulian dan rasa persaudaraan dari warga Kota Padang. Dimana, disaat Kota Padang dilanda bencana, juga banyak bantuan yang datang dari berbagai daerah dan negara.

"Di kondisi seperti ini, kita memang harus saling menguatkan dan saling mendukung," ungkap Mahyeldi.

Sementara itu, Sekda Hidayat mengatakan terimakasih atas bantuan yang diantarkan langsung ke Kota Palu. "Kehadiran Wali Kota Padang di Kota Palu menguatkan kami untuk bangkit kembali. Sampaikan terimakasih kami atas bantuan warga Kota Padang yang telah membangun sekolah, masjid, bantuan ke perantau dan ke Pemerintah Sulawesi Tengah yang nantinya akan kami salurkan," ungkap Hidayat.

Hal yang sama juga dikatakan Mahyeldi, saat menyerahkan bantuan ke IKMST di Rumah Gadang di Jalan Kelinci Kota Palu, bahwa kepedulian, persaudaraan, saling membantu, tolong-menolong sudah menjadi budaya masyarakat Minang.

"Semoga bantuan bagi perantau bisa dijadikan sebagai modal usaha, perbaikan rumah, uang duka, atau untuk keperluan lainnya yang mendesak", tutur Mahyeldi di depan ratusan anggota IKMST di Rumah Gadang.

Setelah penyerahan di tiga lokasi tersebut, Mahyeldi dan rombongan berkeliling Kota Palu melihat dampak bencana gempa, tsunami dan likuifaksi di daerah Balaroa dan kawasan Petopo Kota Palu. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Rantau lainnya
Berita Nasional lainnya