Ini Harapan Mahyeldi ke Pengelola Rumah Tahfiz

AI Mangindo Kayo | Minggu, 30-01-2018 | 19:02 WIB | 108 klik | Kota Padang
<p>Ini Harapan Mahyeldi ke Pengelola Rumah Tahfiz<p>Wali Kota Padang, Mahyeldi berdialog ringan dengan wisudawan tahfiz Quran sekaligus meluncurkan Rumah Tahfiz 'Shahibul Quran' Ar Rahmah Padang, di Masjid Tasykurun, Jl Taratak Paneh, Kuranji, Ahad (30/12/2018). (humas)

VALORAnews - Pemerintah Kota Padang terus menggencarkan gerakan menghafal al Quran bagi warga kota khususnya generasi muda. Hal ini demi terwujudnya Padang sebagai kota religi.

Sejak diluncurkannya Padang sebagai kota penghafal al Quran pada tahun lalu, kota yang dipimpin Mahyeldi itu pun langsung membumikan al Quran secara masif. Baik di sekolah-sekolah, rumah-rumah tahfiz serta sarana-prasarana lainnya yang juga didukung berbagai pihak.

"Dengan semakin banyaknya generasi qurani di kota ini, tidak saja mampu menghafal al Quran, namun mereka juga akan taat beribadah dan terjaga akhlaknya," urai Mahyeldi sewaktu memberikan sambutan dalam kegiatan wisuda tahfiz Quran sekaligus meluncurkan Rumah Tahfiz 'Shahibul Quran' Ar Rahmah Padang, di Masjid Tasykurun, Jl Taratak Paneh, Kuranji, Ahad (30/12/2018).


Mahyeldi menyampaikan, dalam rangka memotivasi generasi muda yang cinta dan hafal al Quran, Pemko Padang telah mengeluarkan kebijakan dimana siswa-siswa yang hafal al Quran mendapatkan prioritas ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Bagi siswa yang hafal 1 juz, 3 juz dan 5 juz, mendapat keistimewaaan ketika akan melanjutkan sekolah ke tingkat lebih tinggi.

"Untuk siswa SD yang hafal 1 juz bisa memilih SMP Negeri mana saja yang ia sukai. Bagi siswa SMP yang hafal 3 juz, bisa memilih SMA atau SMK negeri mana saja di Kota Padang. Sedangkan siswa SMA atau SMK yang hafal 5 juz, ada beberapa perguruan tinggi di Kota Padang yang telah berkomitmen menerimanya tanpa tes," terang pemimpin yang juga seorang da'i tersebut.

Ditambahkan, atas nama Pemko Padang tentu sangat menyambut kegiatan wisuda tahfizh yang diikuti hafiz/hafizah mulai hafalan dari juz 30 sampai 14 juz al Quran.

"Terima kasih atas dukungan dari bapak ibu panitia pelaksana dan guru-guru pembimbing semuanya. Mari kita senantiasa mendorong anak-anak kita untuk lebih semangat dan termotivasi lagi dalam menghafal al Quran. Karena hafalan al Quran sangat baik dan berguna untuk dunia dan akhirat bagi mereka selaku calon-calon pemimpin bangsa ini ke depan," tukas Mahyeldi mengapresiasi.

Sementara itu, panitia pelaksana kegiatan, Rahma Yuliza menyebutkan, kegiatan ini berjalan selama 10 hari di Masjid Tasykurun dengan diikuti peserta sebanyak 70 orang anak-anak yang terbagi dari tingkat SD dan SMP sederajat. Antara lain dari Sekolah Adzkia, Ar-Risalah, pesantren di Bukittinggi serta dari beberapa SD/SMP negeri.

"Alhamdulillah kegiatan ini berjalan baik dan sukses sesuai yang kita harapkan. Kita dari panitia tidak saja sekadar mancapai target hafalan, tapi bagaimana anak-anak tersebut cinta Quran sesuai tema yang kita angkat Menjadi Sahabat Quran di Dunia dan di akhirat," sebutnya.

Terkait pelaksanaan kegiatan, kata Rahma, mulai dari setoran hafalan dengan target minimal hafal 1 juz al Quran bagi peserta, salat duha dan lainnya. Panitia juga menghadirkan pemateri dari alumni perguruan tinggi di Timur Tengah yang hafiz 30 juz.

"Kita berharap, melalui kegiatan ini mereka semua semakin termotivasi untuk cinta Quran. Dengan itu Insyaallah, mereka selalu merindukan, ingin menghafal dan menjaganya sampai akhir hayatnya," sebutnya. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Kota Padang lainnya