196 CPNS Solsel Ikuti Tes Kesehatan Jasmani dan Rohani

AI Mangindo Kayo | Jumat, 11-01-2019 | 23:59 WIB | 203 klik | Kab. Solok Selatan
<p>196 CPNS Solsel Ikuti Tes Kesehatan Jasmani dan Rohani<p>Peserta tes CPNS saat menjani tes tertulis kesehatan di RSUD Solok Selatan.

VALORAnews - Sebanyak 196 orang orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat yang lulus ujian SKD dan SKB, menjalani tes kesehatan jasmani dan rohani di RSUD Solsel, Kamis (10/1/2019).

"Saya sudah sampaikan kepada ketua tim dokter pemeriksa, dr Deni Arisandi, untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kode etik kedokteran yang berlaku dan siap untuk tidak diintervensi oleh siapapun agar tidak ada yang dirugikan dalam penerimaan CPNS," kata Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Penerimaan CPNS Solok Selatan yang juga Sekdakab Solsel, Yulian Efi saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke RSUD setempat, di Muaralabuh.

Selaku ketua Panselda, katanya, ia harus memastikan tes ini berjalan lancar dan tidak ada yang dirugikan dalam proses penerimaan ini karena menyangkut hajat hidup dan masa depan banyak orang.


Menurutnya, penerimaan CPNS ini sangatlah sensitif dan membawa dampak yang luas di tengah-tengah masyarakat sehingga harus dilakukan dengan penuh kehatian-hatian.

"Meluluskan atau tidak seseorang pada tes kesehatan harus dipastikan dasar pengambilan keputusannya agar tidak bermasalah atau digugat di kemudian hari," ujarnya.

Direktur RSUD Solok Selatan, dr Medri Idaman menjelaskan, serangkaian tes, baik jasmani atau rohani telah dilaksanakan dalam beberapa hari ini dan berlanjut beberapa hari kedepan termasuk Minggu karena menyesuaikan dengan jadwal dokter psikiater yang datang dari Padang.

Dikatakan, tes kesehatan rohani adalah dalam bentuk tes tertulis dan juga tes wawancara bersama dokter yang ditunjuk. Sedangkan untuk pemeriksaan kesehatan jasmani meliputi beberapa jenis pemeriksaan, diantaranya pemeriksaan pada poli mata, poli gigi, poli penyakit dalam, radiologi, dan yang lainnya.

Ketua tim dokter, dr Deni Arisandi mengatakan, pemeriksa akan bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai dengan aturan dan kode etik yang berlaku untuk menentukan hasil tes kesehatan ini nantinya.

"Kami juga akan terus berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) apabila ditemui hal-hal yang meragukan terkait masalah kelulusan masalah kesehatan ini," ujarnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya