Werry, Tafdil dan Masrul Bersiap ke Pemilihan Terakhir Bersama Menteri

AI Mangindo Kayo | Minggu, 09-08-2015 | 12:21 WIB | 1394 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Werry, Tafdil dan Masrul Bersiap ke Pemilihan Terakhir Bersama Menteri<p>Suasana penghitungan suara calon rektor Unand periode 2015-2019 pada pemilihan tingkat senat. Dihasilkan tiga peraih suara terbanyak yakni Prof Dr Werry Darta Taifur SE MA memperoleh 35 suara, Prof Tafdil Husni SE MBA PhD (19 suara) dan Dr dr Masrul MSc SpGK (16 suara). Ketiganya bakal melaju ke pemilihan tahap terakhir bersama Menteri Dikti dan Ristek. (humas)

VALORAnews -- Pemilihan rektor Unand 2015-2015 tingkat senat bersama Menteri Dikti dan Ristek, dijadwalkan akan digelar 27 Agustus 2015. Tiga calon peraih suara terbanyak pada pemilihan tingkat senat akademik, Rabu (5/8/2015) yang akan ikut pemilihan lanjutan bersama menteri

"Tiga nama yang akan ikut pemilihan bersama menteri Dikti dan Ristek yakni Prof Dr Werry Darta Taifur SE MA memperoleh 35 suara, Prof Tafdil Husni SE MBA PhD (19 suara) dan Dr dr Masrul MSc SpGK (16 suara)," ungkap Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor Unand, Harry Effendi Iskandar, beberapa saat lalu.

Sementara, kata Harry yang juga Sekjen BEM Unand 1998-1999 itu, Dr Ing Ir Uyung Gatot S Dinata yang meraih 3 suara dan Prof Dr Marlina MS Apt (1 suara), harus tersisih dari bursa pemilihan lanjutan.


Sebelumnya, dalam pemilihan tingkat dosen, Werry juga mendulang suara terbanyak, 331 suara. Kemudian diikuti Masrul (201), Uyung (169), Tafdil (164) dan Marlina (48). Sedangkan Jafrinur (35 suara) dan Fasbhir Nur Siddin (9 suara), terleminir pada pemilihan tingkat dosen ini.

Di tangan Harry Effendi Iskandar bersama ketua panitia, Firman Hasan, gezah pemilihan rektor Unand lebih kental dirasakan civitas akademika dan publik Sumbar secara umum. Setidaknya, hal ini dibuktikan dari kehadiran pemilik suara.

Dari 76 orang anggota senat akademik, hanya dua orang yang tak hadir karena memang tak bisa datang. "Satu dosen tak hadir karena tengah dinas luar kota, seorang lagi memang dalam kondisi tak enak badan," ungkap Harry yang juga aktivis 98 itu, saat ditanya partisipasi pemilih dalam pemilihan rektor Unand kali ini.

Anggota senat akademik ini sebanyak lima orang per fakultas. Terdiri dari dua orang guru besar, dua orang dosen non guru besar serta dekan sebagai ex officio. Di Unand, terdapat 15 fakultas ditambah rektor sebagai ex officio, maka jumlah senat akademik jadi 76 suara.

Kemeriahan pemilihan rektor kali ini, juga terlihat dari suasana debat terbuka di auditorium Unand. Sejumlah mahasiswa dan dosen, saling berebut untuk bertanya dalam rangka lebih mempertajam visi dan misi calon rektor di kampus tertua di Sumatera ini. Belum lagi liputan media yang cukup luas, mulai dari cetak, elektronik dan media siber.

"Kami sebagai panitia berharap, pada pemilihan bersama menteri nanti dilaksanakan dengan tingkat partisipasi yang tinggi pula. Pada pemilihan terakhir ini, menteri memiliki kuota 35 persen suara dari total 76 suara senat," ungkap Harry yang merupakan dosen di Fakultas Ilmu Budaya itu. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya