IPNU Ujung Tombak NU dan Kader Bangsa

AI Mangindo Kayo | Minggu, 05-04-2015 | 01:22 WIB | 1315 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>IPNU Ujung Tombak NU dan Kader Bangsa<p>Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat IPNU, Muhammad Hadhy melantik PW IPNU Sumatera Barat periode 2014-2017, Sabtu (4/4/2015) di Padang.

VALORAnews - Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) merupakan ujung tombak dari Nahdlatul Ulama ke depan. IPNU juga merupakan kader bangsa Indonesia yang tidak perlu lagi diragukan komitmen kebangsaannya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat IPNU, Muhammad Hadhy mengungkapkan hal itu, pada Pelantikan PW IPNU Sumatera Barat periode 2014-2017, Sabtu (4/4/2015) di Padang.

Menurut Muhammad Hadhy, komitmen kebangsaan itu tegas diungkapkan pada janji pelantikan semua pengurus IPNU. Dalam janji ditegaskan, bahwa kader IPNU harus memiliki komitmen mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.


"Tidak ada janji bagi IPNU untuk mendirikan negara Islam di Indonesia. IPNU tetap komitmen membela NKRI. Untuk itu, jika ada pihak yang tidak mau membantu kader bangsa, kader IPNU, ya bisa berdosa lah," kata Muhammad Hadhy sebagaimana rilis yang diterima redaksi.

Dikatakan Muhammad Hadhy, sebagai organisasi pelajar, kita berharap berbagai pihak mau memfasilitasi kegiatan IPNU. IPNU diakui kesulitan dalam funding (dana). Untuk itu, kami mengajak PWNU Sumbar dan Pemerintah Daerah turut membantu IPNU dalam menjalankan berbagai programnya.

Wakil Ketua PWNU Sumbar Tamrin Ahmad menambahkan, kader IPNU harus menyiapkan diri menghadapi masa depan. IPNU harus kuasai bahasa asing, bahasa Arab, Inggris, Jepang, China, Perancis dan sebagainya.

Hanya dengan menguasai bahasa asing IPNU bisa bertarung di percaturan dunia yang semakin kecil melalui media informasi, komunikasi dan transportasi ini.

"Kader IPNU yang ingin sukses di masa depan, harus kuasai bahasa asing. IPNU harus persiapkan diri menghadapinya. Kalau tidak, IPNU tidak bisa banyak berbuat," tambah Tamrin.

PW IPNU Sumbar yang dilantik diketuai Hadison, Sekretaris Luki Permensyah, Bendahara Raymon P. Pengurus dilengkapi wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendara dan seksi-seksi.

Usai pelantikan, dilanjutkan dengan dialog kebangsaan dengan tema, "Bersama IPNU Membangun Sumbar yang Gemilang." Tampil sebagai narasumber Bupati Tanahdatar Ir. Shadiq Pasadique MM, Pengawas Dinas Pendidikan Sumbar Zaini Indra, Direktur Leon Agusta Institute Julia F Agusta, Ketua KNPI Sumbar Defika Yufiandra dan akademisi DR. Asyhari Hasan.

Hadir pula Dewan Pembina PW IPNU Sumbar antara lain Armaidi Tanjung, MA, DR. Zainal Tuanku Mudo dan Usman Amris. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya