Syahwat Konsumtif Selama Ramadhan juga Harus Dikendalikan

AI Mangindo Kayo | Selasa, 30-04-2019 | 19:13 WIB | 117 klik | Kota Padang
<p>Syahwat Konsumtif Selama Ramadhan juga Harus Dikendalikan<p>Wali Kota Padang, Mahyeldi bersama Ketua MUI, Gusrizal Gazahar dan Kepala Perwakilan BI Sumatera Barat, Wahyu Purnama foto bersama usai Silaturrahim Temu Ulama se-Kota Padang di ruang rapat excellence kantor perwakilan BI Provinsi Sumatera Barat, Selasa (30/4/2019). (humas)

VALORAnews - Ketua MUI Sumatera Barat, Gusrizal Gazahar menegaskan, Ramadhan merupakan bulan untuk menempa diri dalam mengendalikan syahwat. Termasuk syahwat dalam mengonsumsi segala sesuatu.

"Ramadhan disyariatkan bukan hanya sebatas untuk menahan haus dan lapar. Jadi, mari menjalankan Ramadhan dan Hari Raya dengan kesederhanaan," ujar Gusrizal pada Silaturrahim Temu Ulama se-Kota Padang di ruang rapat excellence kantor perwakilan BI Provinsi Sumatera Barat, Selasa (30/4/2019).

Dikatakan, keterlibatan ulama dalam urusan pengendalian inflasi saat Ramadhan, jadi langkah maju dalam menyelesaikan persoalan keumatan. Ulama yang notabene-nya dekat dengan umat, juga bertanggungjawab dengan kemaslahatan umat.


"Saya ucapkan terimakasih kepada BI Perwakilan Sumatera Barat, atas diselenggarakannya acara ini. Di sini kita bisa saling sharing informasi dan berdiskusi tentang persoalan umat, terutama dalam mengendalikan syahwat belanja pada Ramadhan. Tentunya, dengan tujuan untuk kemashlahatan umat," ungkap Gusrizal.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sumatera Barat, Wahyu Purnama mengatakan, konsumsi bijak saat Ramadhan sangat perlu dilakukan, untuk menekan angka inflasi. Karena, ketika inflasi terjadi akan membebani masyarakat dan daya beli akan menurun.

"Di samping peran strategis ulama dalam mengimbau masyarakat untuk mengatur konsumsi, belanja bijak dan hidup sederhana sesuai syariat, kita juga melakukan operasi pasar bersama stakeholder lainnya untuk menekan angka inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat," ujar Wahyu.

Dikesempatan yang sama, Wali Kota Padang, Mahyeldi mengapresiasi keterlibatan seluruh stakeholder dalam upaya pengendalian inflasi di Kota Padang. Apalagi, dengan adanya peran ulama dalam perkara keumatan ini.

"Daya beli masyarakat harus kuat. Pemko Padang bersama stakeholder lainnya termasuk BI Perwakilan Sumbar telah melakukan pertemuan untuk membahas ketersedian kebutuhan pokok selama Ramadhan," tutur Mahyeldi.

Ia menambahkan, berbagai upaya dan rencana untuk mengendalikan inflasi juga telah disiapkan sebaik mungkin oleh seluruh stakeholder. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Bisnis lainnya
Berita Kota Padang lainnya