Perbup PBJ Solsel Diteken, Martin: Segera Daftarkan Proyek untuk Dilelang

AI Mangindo Kayo | Selasa, 14-05-2019 | 17:35 WIB | 37 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Perbup PBJ Solsel Diteken, Martin: Segera Daftarkan Proyek untuk Dilelang<p>Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, Martin Edi. (humas)

VALORAnews- Bupati Solok Selatan (Solsel), Muzni Zakaria mengingatkan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengguna anggaran tahun 2019 di lingkungan Pemkab Solsel, segera menyiapkan lelang proyek. Peringatan itu sebagai bentuk antisipasi agar tidak ada lagi proyek pemerintah yang meleset dari target, terbentur waktu atau molor tahun ini.

"Saat apel pagi, Bupati Solsel Muzni Zakaria sudah mengingatkan OPD agar segera mendaftarkan paket proyek untuk dilelang. Tujuannya, supaya pembangunan juga secepatnya terlaksana," ujar Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Solsel, Martin Edi.

OPD, lanjut Martin, diminta untuk secepatnya melakukan lelang agar realisasinya juga cepat. Kemudian, pembangunan tidak ada lagi yang terbengkalai atau pengerjaan paket proyek tidak mendesak di akhir tahun.


"Namun begitu, keterlambatan proses lelang ini juga dikarenakan pada awal tahun standar dokumen secara nasional belum ditetapkan. Dalam proses percepatan lelang paket proyek yang dibiayai anggaran daerah butuh Peraturan Bupati (Perbup) sebagai standar dokumen pemilihan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ)," jelasnya.

Sekarang, sambung Martin, Pemkab sudah memiliki Perbup terkait standar dokumen ini. Sebagai regulasi turunan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 07/PRT/M/2019 tentang standar dokumen.

"Perbup ini regulasi turunan, tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Lelang baru bisa dimulai setelah Perbup ada," katanya.

Sejauh ini, katanya, hingga minggu pertama Mei 2019 baru sembilan paket tender yang sudah selesai lelang dan diumumkan pemenangnya. '"Hingga hari ini, baru 32 paket yang didaftarkan untuk dilelang dan sembilan di antaranya sudah diumumkan pemenangnya dengan nilai Rp17,4 miliar," ujarnya.

Dijelaskannya, paket tender yang sudah diumumkan pemenangnya yang terbesar adalah peningkatan struktur jalan BBI bumi perkemahan Camintoran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan pagu dana senilai Rp8 miliar.

Selanjutnya, peningkatan jalan Sigintir-Pasar Muaralabuh pada Dinas Pekerjaan Umum senilai Rp5,5 miliar. Sedangkan tujuh paket lagi nilainya tidak sampai Rp1 miliar atau hanya Rp300 juta sampai Rp750 juta dan semuanya di Dinas PUPR. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya