Jalan, Telekomunikasi dan Harga Gambir Dikeluhkan Warga Kubang Balambak

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 18-05-2019 | 07:10 WIB | 134 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Jalan, Telekomunikasi dan Harga Gambir Dikeluhkan Warga Kubang Balambak<p>Wabup Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan menyaksikan penyerahan bantuan hibah bagi Masjid An Nur Jorong Simpang Goduang, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, Rabu, (15/5/2019). (humas)

VALORAnews - Sebagai wahana membangun komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah, Tim Safari Ramadhan (TSR) II Kabupaten Limapuluh Kota, yang dipimpin Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, melakukan lawatan ke Masjid An Nur Jorong Simpang Goduang, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, Rabu, (15/5/2019).

Setelah melaksanakan buka puasa dan tarawih berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan tausiah serta dialog mendengarkan keluhan dari warga masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Nagari Simpang Kapuak, Felliadi, di hadapan rombongan TSR II menyampaikan keterbatasan masyarakatnya akan akses telekomunikasi.


"Nagari kami diapit perbukitan dan tanpa jaringan telekomunikasi. Untuk itu kami bermohon kepada pemerintah daerah, untuk diperjuangkan mendirikan tower telekomunikasi, mudah-mudahan keterpurukan Nagari Simpang Kapuak dapat diatasi," harapnya.

Selain itu, akses jalan menuju jorong Koto Tinggi Kubang Balambak yang belum dapat ditempuh roda empat serta stabilitas harga komoditas gambir yang jauh dari harapan, kian meresahkan warga masyarakat.

"Kita telah coba perbaiki jalan Kubang Balambak dengan menggunakan dana desa untuk 2018-2019. Namun, kita meminta jangan cuma dengan dana desa, tapi dapat didanai dengan dana APBD Kabupaten Limapuluh Kota," harapnya.

"Kami bermohon agar kami diperjuangkan, untuk Jorong Kubang Balambak lebih baik," tambah dia dihadapan Ferizal Ridwan.

Berkenaan dengan keluhan masyarakat akan kebutuhan jaringan telekomunikasi, Ferizal Ridwan menyampaikan bahwa untuk pembuatan tower telekomunikasi bukan kewenagan dari pemerintah daerah, melainkan dibawah kordinasi kementerian dan bersifat dipromosikan.

Namun demikian, pemerintah daerah sesuai kewenangan akan mengusulkan pada pemerintah pusat sebagai pelayanan kepada masyarakat.

Mengenai permasalahan harga gambir, menurut Ferizal Ridwan, pemerintah harus berani menyediakan uang abadi guna menampung panen gambir masyarakat.

"Kedepan kita harus mencari terobosan, salah satunya bekerja sama dengan pihak ketiga untuk membeli dan menahan panen gambir selama 6 bulan untuk menaikan harga," ujarnya.

Selanjutnya, tentang pengembngan Jorong Kubang Balambak, Ferizal Ridwan mengatakan, seharusnya apa yang telah dirintis pemerintah sebelumnya, semestinya oleh pemerintah sekarang masih diteruskan.

"Kubang Balambak sangat strategis untuk dikembangkan. Kami berharap pada tokoh masyarakat, seyogyanya sama-sama mempunyai semangat pembangunan, meningkatkan komunikasi dan jaringan. Kita harus ada inovasi dan program untuk mewujudkan kesejahteraan bagi setiap masyarakat," pungkasnya.

Pada kesempatan ituWabup Ferizal Ridwan menyerahkan bantuan sebesar Rp15 juta yang berasal dari dana hibah APBD Pemkab Limapuluh Kota untuk pembangunan mesjid, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dari Baznas Limapuluh Kota, berupa santunan untuk Imam dan Khatib.

Selain Ferizal Ridwan, turut hadir Kepala Badan Keuangan Kabupaten Limapuluh Kota, Irwandi, Kepala BPS Limapuluh Kota, Heri Suliastio, Sekretaris Bapelitbang, Lisa Angreini, Plt Camat mungka, Eripal, Plt. kabag Tapum, Faizil Aziz, Babinsa, Babinkantibmas, Pimpinan Basnas, Amnizal, Kasubag kebudayaan dan keagamaan kesra, Muhardi, Tokoh masyarakat dan jamaah sholat taraweh Mesjid An Nur. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Lima Puluh Kota lainnya