ISI Padangpanjang Gunakan Aplikasi Sistem Informasi Tambahan Penghasilan

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 01-06-2019 | 19:49 WIB | 659 klik | Kota Padang Panjang
<p>ISI Padangpanjang Gunakan Aplikasi Sistem Informasi Tambahan Penghasilan<p>Pembantu Rektor II ISI Padangpanjang, Purwo Prihatin bersama Kepala Dinas Kominfo Padangpanjang, Marwilis, menandatangani perjanjian kerjasama penggunaan aplikasi SITAMPAN, Rabu (29/5/2019) di gedung rektorat. (humas)

VALORAnews - Sejalan dengan perkembangan institusi, pimpinan Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang menyadari pentingnya upaya peningkatan kinerja para pegawai demi kemajuan perguruan tinggi seni pertama di Pulau Sumatera ini.

Untuk itu, kerjasama dengan Pemko Padangpanjang pun digelar. Dengan mengadopsi aplikasi Sistem Informasi Tambahan Penghasilan ASN (SITAMPAN) yang sudah diterapkan Pemko, ISI Padangpanjang diharapkan akan semakin mampu beradaptasi dengan tantangan kerja ke depan.

Demikian disampaikan Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) ISI Padangpanjang, Afriyenis, Kamis (30/5/2019). ISI menilai, terang dia, apa yang sudah diterapkan Pemko Padangpanjang pada program SITAMPAN, patut dijadikan acuan karena terbukti berhasil meningkatkan motivasi kerja para pegawai.


"Aplikasi SITAMPAN diadopsi dan dire-aplikasi jadi Sistem Penilaian Kinerja Pegawai ISI Padangpanjang yang disingkat SiPEKA sekaligus dijadikan branding," tukasnya.

Penandatanganan perjanjian kerjasama antara ISI dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Padangpanjang, sudah digelar, Rabu (29/5/2019), di gedung Rektorat ISI Padangpanjang. "Alhamdulillah, Pemko Padangpanjang sangat men-support upaya re-aplikasi yang kita lakukan ini," sebutnya.

Atas dukungan Pemko tersebut, Afriyenis menghaturkan terimakasih terutama kepada wali kota dan Kepala Diskominfo Padangpanjang, Marwilis.

Acara penandatanganan tersebut dilaksanakan disela buka bersama dan silaturahmi kedua belah pihak. Diketahui, ISI Padangpanjang memang tengah gencar melaksanakan kerjasama dengan Pemko Padangpanjang dalam rangka membangun sinergi dengan pemerintah dimana kampus perguruan tinggi ini berdiri.

Aplikasi SiPEKA dirancang untuk mengatasi gab antara kondisi saat ini (sebaliknya) dengan kondisi yang diharapkan, yaitu: (1) tersedianya sistem perjanjian kerja yang efektif; (2) tersedianya sistem pelaporan kinerja yang handal; (3) sistem penilaian kinerja pegawai yang akurat; (4 ) tersedianya sistem pembayaran tunjangan kinerja yang adil dan (5) perhitungan beban kinerja sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Diterangkan Afriyenis, aplikasi SiPEKA dirancang memiliki 4 fitur utama yaitu: perencanaan (input Sasaran Kerja Pegawai atau target kinerja), pelaporan (apload hasil kerja), penilaian (approve atau penilaian hasil kerja oleh atasan langsung) dan pembayaran tunjangan kinerjapegawai (rekapitulasi nilai kinerja untuk penetapan besaran tunjangan kinerja).

"Aplikasi SiPEKA dirancang dalam upaya mendorong motivasi, membangun komitmen dan meningkatkan kinerja pegawai dalam rangka mendapatkan tunjangan kinerja yang adil, melalui aplikasi sistem penilaian kinerja yang mempermudah dalam pembuatan rencana, pelaporan dan penilaian kinerja," katanya.

Melalui aplikasi ini, bawahan dapat melaporkan hasil kerja dan atasan dapat melakukan penilaian kinerja secara objektif dan terukur, serta terintegrasi dengan sistem pembayaran tunjangan kinerja. "Aplikasi SiPEKA ditargetkan sudah selesai dan dilakukan pengujian pada pertengahan Juni 2019," terangnya.

"Masa uji coba dan penyempurnaan aplikasi akan dilakukan dari Juli sampai dengan Desember 2019 dan diharapkan sudah dapat diimplementasikan mulai Januari 2020," terangnya.

Implementasi aplikasi perlu persiapan kelengkapan dokumen dan regulasi, yaitu: (1) Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) untuk Review Sasaran Kerja Pegawai (SKP); (2) Pembuatan Draft Peraturan Rektor tentang Pedoman Pembayaran Tunjangan Kinerja; (3) Pembuatan SOP tentang Tata Cara Pemakaian Aplikasi SiPEKA; (4) Pernyataan Komitmen; (5) Sosialisasi; dan (6) Pelatihan dan Bimtek.

Kepala Dinas Kominfo, Marwilis dalam sambutannya pada penandatangan mengatakan, program kerjasama bidang Informasi dan komunikasi ini dilakukan dalam rangka mengisi MoU antara wali kota dengan rektor, juga dinyatakan bahwa Pemanfaatan Aplikasi SITAMPAN ini diberikan secara gratis.

"Hal ini selain telah ada MoU juga aturan KPK menyatakan bahwa apabila aplikasi sejenis sudah ada maka untuk pemanfaatnya tidak boleh dilakukan pengadaan ulang atau dipihak ketigakan, jika hal ini dilakukan akan menjadi temuan," katanya.

Sementara, mewakili Rektor, Pembantu Rektor II, Purwo Prihatin menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kominfo Kota Padangpanjang yang telah bersedia melakukan PKS dengan BAUK ISI Padangpanjang serta pemanfaatan aplikasi SITAMPAN yang diberikan secara gratis untuk dire-aplikasi menjadi Sistem Penilaian Kinerja Pegawai ISI Padangpanjang.

Di samping itu, juga berharap akan diikuti dengan kerjasama berikutnya yang saling menguntungkan pada berbagai bidang, seperti pendidikan, penelitian, dan pengadian kepada masyarakat sebagaimana tercantum dalam kesepakatan kerjasama (MoU). (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Kota Padang Panjang lainnya