Agus Dashmunsyid Maknai Ketauladan Rasulullah untuk Hadapi Penetrasi Budaya

AI Mangindo Kayo | Rabu, 26-06-2019 | 16:57 WIB | 156 klik | Nasional
<p>Agus Dashmunsyid Maknai Ketauladan Rasulullah untuk Hadapi Penetrasi Budaya<p>Agus Dashmunsyid, Penyanyi Nasyid. (istimewa)

VALORAnews - Kecanggihan teknologi telekomunikasi dan informasi membuat semua orang mudah untuk mengakses aktivitas dunia di berbagai bidang sesuai yang diminati mereka, baik di bidang kesenian, olahraga, politik, religi, ilmu pengetahuan, dan lainnya.

Aktivitas dunia yang diekspos melalui media sosial dan platform publikasi lainnya akan memunculkan figur yang mampu menarik perhatian dan menjadi ikutan banyak orang. Kondisi ini membuka kemungkinan bagi umat Islam terutama bagi generasimudanya jadi lupa bahwa sebenarnya ikutan yang terbaik itu adalah Rasulullah Muhammad SAW.

"Hanyalah bagi orang yang mampu secara kaffah menauladani amal saleh Beliau yang akan masuk ke surga tanpa dihisab," nilai Agus Dashmunsyid, seorang penyanyi religi, Rabu (26/6/2019).


Dia menginginkan, generasi muda muslim selalu mengidolakan Nabi Muhammad SAW untuk jadi tauladan dalam menempuh kehidupan. Sebagai upaya untuk mewujudkannya, Agus Dashmunsyid merilis lagu terbarunya yang berjudul 'Ya Adnani'. Lagu ini dirilis 26 Februari 2019 di IslamicTunes, platform penjualan lagu dunia.

Agus mengatakan bahwa kemajuan zaman, teknologi, arus informasi, budaya serta sosial media digital yang sangat cepat tidak bisa kita hindari sebagai bentuk kemajuan zaman. Salah satu benteng yang bisa ikut membantu generasi muda dalam memfilter budaya asing adalah pendidikan agama dalam keluarga, agar mengenal Rasulullah SAW sejak dini.

Melalui pemanfaatan internet, sosmed, kajian digital, video streaming untuk mengenal sosok Rasulullah SAW, sehingga mereka dengan mudah mencari informasi dan kajian positif dengan cepat juga, sehingga generasimuda bisa lebih arif, dan terfilter dari paparan arus budaya asing yang tidak bagus, karena budaya asingpun ada yang bagus yang bisa kita contoh soal kedisiplinan waktu, etos kerja, budaya antri yang sangat tinggi, cinta lingkungan, menyanyangi flora fauna, dan alam sekitar.

"Manfaatkan teknologi komunikasi, informasi sosial media untuk mengembangkan dakwah islam, syiar islam, syair islam, konten islam ke dalam kehidupan generasimuda masa kini, update perkembangan zaman yang terjadi, ikuti dengan gaya budaya islami supaya mereka tidak melupakan sama sekali akar dan aturan agamanya," terang Agus.

Melalui lagu terbaru saya 'Ya Adnani' saya ingin berpesan, seseorang bisa menyampaikan secara syair dan syiar shalawat untuk junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang bertujuan untuk mengingat Beliau, yang menjadi panutan kita, Rasul-nya Allah SWT dalam menyempurnakan agama Islam.

"Mengenalkan dan edukasi shalawat untuk Nabi kita Muhammad kepada kaum generasi milenaial, pengingat kita yang sudah melewati masanya untuk tetap mencintai dan menjaga amalan shalawat, supaya tetap tercurahkan rahmat dan kasih Nya," kata Agus, Penyanyi nasyid asal Pengalengan, dan saat ini berdomisili di Kota Bandung.

"Melihat perkembangan musik di Indonesia dan dunia, nasyid mengalami perubahan yang sangat cepat, musik nasyid zaman sekarang atau disebut zaman milenial tidak hanya membawakan unsur musik arabic, melayu, qosidah, rebana atau gambus, tapi berkembang ke jenis musik pop, jazz, dangdut, tradisional bahkan slow rock juga."

"Inti dari nasyid terletak pada kandungan syair dan lirik yang bermuatan ajakan positif, saling mengingatkan, muhasabah diri, renungan, ke IIlahi-an, shalawat, isi kutipan hadis, isi kutipan ayat suci Alquran bahkan ada syair- syair pengingat kebaikan, renungan yang bisa kita jadikan sebagai lagu, iringan jenis musik bisa dari pelbagai jenis musik pop, dangdut, tradisional, jazz atau bahkan mengambil unsur asli musik arabic, melayu, qosidah dan rebana, gambus, dari situlah pola fikir saya terbuka untuk mengembangkan potensi yang saya miliki dengan pengalaman juara di beberapa event pop dan juga nasyid saya ingin bernasyid diiringi jenis musik apapun," kata Agus. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Bisnis lainnya
Berita Nasional lainnya