Mahasiswa KKN ISI Padangpanjang jadi Rebutan Daerah

AI Mangindo Kayo | Selasa, 09-07-2019 | 18:27 WIB | 219 klik | Kota Padang Panjang
<p>Mahasiswa KKN ISI Padangpanjang jadi Rebutan Daerah<p>Rektor ISI Padanpanjang, Prof Novesar Jamarun foto bersama dengan dosen dan mahasiswa KKN PPM 2019, saat pelepasan di kampus itu, Senin (8/7/2019). (humas

VALORAnews - Banyak daerah di Sumbar, dijadikan tuan rumah bagi penyelenggaraan kegiatan Kuliah Kerja Nyata oleh ISI Padang Panjang.

Hal itu terungkap dalam pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Pembelajaran Masyarakat (KKN-PPM) Institut Seni Indonesia Padangpanjang 2019, Senin (8/7/2019).

"Saat ini, semua kabupaten/kota di Sumbar ini menunggu dan berharap, untuk dijadikan sebagai lokasi penyelenggaraan KKN oleh ISI Padangpanjang. Terbaru, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Kepulauan Mentawai, sudah menyatakan keinginannya untuk menerima program KKN kita," sebut Rektor ISI Padangpanjang Prof Novesar Jamarun pada pelepasan itu.


Hal ini, sambung dia, dilatarbelakangi beberapa kali penyelenggaraan KKN, ISI Padangpanjang senantiasa sukses dan diterima baik oleh masyarakat. "Kita berharap, mahasiswa peserta KKN PPM dapat benar-benar menunjukkan talenta dan sikap yang baik ditengah masyarakat, sesuai dengan lokasi yang sudah ditunjuk," terangnya.

"Kami berpesan, agar mahasiswa dapat menjaga nama baik kampus dengan cara menjaga disiplin, hubungan yang baik dengan semua pihak dan jujur dalam bertindak," tambah dia.

Khusus bagi yang menjalani KKN di Kerinci, Prof Jamarun menekankan, yang menjadi bupati di kabupaten itu, pernah jadi dosen ISI Padangpanjang. "Bupati di sana adalah keluarga besar kita. Jangan kecewakan, lakukan yang terbaik," katanya.

Sementara itu, Ketua LPPM ISI Padangpanjang, Yuniarti Munaf mengatakan, ISI Padangpanjang dipercaya 3 tahun berturut turut melaksanakan KKN Tematik Gerakan Nasional Revolusi Mental yang merupakan program kerjasama dengan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

"Tahun ini, program KKN kita mengangkat tema Mewujudkan Desa Melayani, Bersih, Tertib, Mandiri dan Bersatu melalui media Seni dan Budaya," sebutnya.

Dijabarkannya, ada beberapa pembagian jenis KKN yang dijalani mahasiswa ISI Padangpanjang tahun ini. "Kita menjalankan program KKN kebangsaan dengan jumlah peserta sebanyak 5 orang, KKN BKS PTN wilayah Barat sejumlah 5 orang, KKN Tuah Sakato sebanyak 5 orang dan sisanya KKN Tematik sebanyak 412 orang," sebutnya.

Untuk mengawasi keberlangsungan program, maka pihak LPPM menungaskan 10 orang dosen sebagai pembimbing mahasiswa di lapangan.

Sementara, Ketua Pelaksana KKN 2019, Desmawardi mengatakan, kegiatan KKN tematik untuk tahun ini melibatkan 3 daerah destinasi yaitu Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Kerinci. Kegiatan inti yang harus dikerjakan mahasiswa di lapangan antara lain; Program Indonesia Melayani, Program Aksi Nyata Gerakanan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia tertib, Gerakan Indonesia Mandidi dan Gerakan Indonesia Bersatu. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Kota Padang Panjang lainnya