Dua Orang Korban Trigana Air Warga IV Jurai Pessel

AI Mangindo Kayo | Selasa, 18-08-2015 | 20:35 WIB | 1698 klik | Kab. Pesisir Selatan
<p>Dua Orang Korban Trigana Air Warga IV Jurai Pessel<p>Ilustrasi pesawat Trigana Air.

VALORAnews -- Dua dari 54 penumpang pesawat Trigana yang jatuh 16 Agustus 2015 di sekitar wilayah Oksibil Jayapura, merupakan warga Kampung Calau, Nagari Puluik-puluik Selatan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kedua korban itu yakni Armaita (37) bersama saudara laki-lakinya, Epi Ardi (30), yang merupakan warga Nagari Sawah Laweh, Kecamatan Bayang, Pessel.

"Armaita berangkat menuju Jayapura pada 10 Agustus 2015 bersama Epi Ardi, untuk mengunjungi suami Armaita, Muslim (40) yang berdagang nasi soto di Jayapura," ungkap kakak korban, Almasrial C, beberapa saat lalu.


Sebelum Armaita berangkat dengan pesawat jenis ATR 42 dengan nomor penerbangan IL 257 itu, terang Almasrial, korban sempat melakukan kontak telepon dengan anaknya yang nomor tiga, Puja (14). Dalam percakapan itu, Armaita berpesan, agar Puja untuk menjaga nenek, kakak-kakaknya dan rajin-rajin bersekolah. (Baca: Bunda Pamit ke Jayapura Melihat Ayah)

Almasrial mengaku, awalnya tidak percaya kalau Armaita dan Epi Ardi, ikut jadi korban pesawat Trigana Air. Namun, saat Muslim, suami Armaita, menelepon ke keluarga di kampung sekitar pukul 15.30 WIB, Minggu (16/8/2015), barulah Almasrial terhenyak.

"Da, pesawat lah duo jam hilang kontak. Malang tibo dek awak da...." ungkap Almasrial, mengulang perkataan suami adiknya yang telah enam bulan merantau di Jayapura itu. (Baca: Seluruh Korban Trigana Air Ditemukan, Camat Bayang: Kita Akan Fasilitasi Pemulangan)

"Setelah itu, berita di TV juga keluar. Kalau pesawat jatuh di daerah pegunungan Bintang Papua," tambah Almasrial. (lek)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Rantau lainnya
Berita Kab. Pesisir Selatan lainnya