Rabiatul Adabiah Terpilih jadi Ketua IPPNU Sumbar

AI Mangindo Kayo | Rabu, 10-07-2019 | 17:42 WIB | 142 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Rabiatul Adabiah Terpilih jadi Ketua IPPNU Sumbar<p>Komite Organisasi PP IPPNU, Eni Sapura foto bersama usai Konferensi Wilayah IPPNU ke-5 yang berlangsung, Selasa (10/7/2019) di aula Kementerian Agama Sumatera Barat di Padang. (istimewa)

VALORAnews - Rabiatul Adabiah Mu'allimatus Shufiyyah terpilih sebagai Ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sumatera Barat periode 2019-2022. Rabiatul Adabiah terpilih pada Konferensi Wilayah IPPNU ke-5 yang berlangsung, Selasa (10/7/2019) di aula Kementerian Agama Sumatera Barat di Padang.

Rabiatul Adabiah direkomendasikan PC IPNU Kabupaten Padangpariaman dan Kota Bukittinggi. Akhirnya, dia terpilih secara aklamasi. Pimpinan sidang dari Komite Organisasi PP IPPNU, Eni Sapura setelah membacakan tata tertib pemilihan Ketua IPPNU Sumbar periode 2019-2022, syarat calon ketua IPPNU dan mendengarkan masukan dari peserta, akhirnya menetapkan Rabiatul Adabiah memimpin selama empat tahun ke depan.

Sebelumnya, Rabiatul menjabat di Departemen Kepesantrenan dan Kemasyarakatan IPPNU Sumbar 2015-2017 dan Sekretaris IPPNU Sumbar 2017-2018 pengurus antar waktu. Rabiatul mahasiswa pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang konsentrasi Pendidikan Agama Islam (PAI) ini, merupakan alumni pondok pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan, Pakandangan, Kabupaten Padangpariaman padsa 2014 itu.


"Saya ingin IPPNU Sumbar lebih aktif ke depannya. Terutama aktif melakukan pengkaderan di kalangan pelajar. Selama ini memang masih dirasakan kurang pengkaderan. Padahal pengkaderan tersebut sangat penting artinya dalam kelangsungan hidup IPPNU ke depan. Sehingga IPPNU di Sumbar semakin di kenal di lingkungan pelajar maupun di masyarakat umumnya," kata Rabiatul.

Ketua IPPNU Sumbar demisioner, Leni Herfina dalam laporan pertanggungjawabannya mengakui, masih banyak PR yang harus dilakukan pada periode mendatang. Terutama terkait dengan pelatihan kaderisasi yang harus menjadi fokus pengurus ke depan.

"Selama kepengurusan kami memang belum maksimal dalam melakukan kaderisasi. Hal ini disebabkan keterbatasan, belum maksimalnya personalia kepengurusan dan lainnya," tutur Leni. (Baca: Empat Cabang IPPNU Tolak Hasil Konfrensi)

Dikatakan Leni, pelajar yang berhimpun di IPPNU sungguh beruntung. Karena berada dalam organisasi yang dinaungi para kiai dan ulama. Sehingga, dalam berproses di IPPNU mudah-mudahan selalu diiringi oleh doa para kiai dan ulama tersebut.

"Kepada ketua terpilih bersama pengurus yang bakal disusun, hendaknya selalu menjaga IPPNU dengan berproses dan berkegiatan sebagaimana diatur dalam PD/PRT IPPNU. Lanjutkan silaturrahmi dengan para tokoh-tokoh NU dan stakeholder lainnya," harap Leni. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya