KUA PPA 2020 Disepakati

Pendapatan Daerah Padang Turun 4,08 Persen

AI Mangindo Kayo | Minggu, 21-07-2019 | 10:33 WIB | 94 klik | Kota Padang
<p>Pendapatan Daerah Padang Turun 4,08 Persen<p>Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti menyerahkan hasil pembahasan KUA PPA Padang 2020 pada Mahyeldi (Wako Padang), usai rapat parirpuna yang digelar di Gedung DPRD Padang, Jumat (19/7/2019). (humas)

VALORAnews - Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon dan Anggaran Sementara (KUA PPA) APBD Padang 2020, disepakati Pemko dengan DPRD Padang, pada rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Padang, Jumat (19/7/2019).

Dalam KUA PPA Padang 2020 yang disepakati itu, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2,570 triliun dalam KUA PPA Padang 2020 ini. Jika dibandingkan 2019 sebesar Rp2,679 triliun, pendapatan daerah ini mengalami penurunan sebesar Rp109,27 miliar atau turun 4,08%.

"Rencana pendapatan daerah ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp881,99 miliar, dana perimbangan sebesar Rp1,417 triliun dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp270,68 miliar," ungkap Wakil Ketua DPRD Padang, Asrizal saat menyampaikan laporan hasil pembahasan Banggar DPRD dan TAPD Padang di paripurna itu.


Rapat paripurna ini dihadiri Wali Kota Padang, Mahyeldi beserta jajaran dan unsur Forkopimda. Setelah penyampaian Banggar, dilanjutkan pembacaan pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap KUA PPA Padang 2020 itu. Seluruh fraksi melalui jurubicaranya menyetujui hasil pembahasan dengan disertai sejumlah catatan.

Salah satu proyek strategis yang disetujui dalam KUA PPA Padang 2020 itu yakni pembangunan gedung kantor DPRD dengan penganggaran tahun jamak (multy years).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti didampingi Wakil Ketua DPRD Muhidi dan Asrizal, Sekretaris DPRD Syahrul dan para anggota DPRD Padang.

Elly Thrisyanti mengatakan, semua fraksi-fraksi telah menyetujui KUA PPA Padang 2020 sehingga telah dapat disahkan. Dengan catatan, harus memberikan kritik dan masukan kepada SKPD terutama SKPD penghasil pendapatan.

"Dengan bersama-sama menggenjot SKPD penghasil pendapatan tersebut, maka target pendapatan asli daerah sekitar Rp800 miliar itu dapat kita capai, sehingga kedepan bisa membangun Kota Padang," sebutnya.

Alot dan Berat

Sementara, dalam sambutannya, Mahyeldi mengatakan, Pemko dan DPRD Padang telah menyelesaikan suatu tugas penting dalam tahap proses penyusunan APBD 2020 yaitu penetapan kesepakatan KUA dan PPA Padang 2020. Penyusunan KUA dan PPAS 2020 ini telah mengalami proses yang diawali penyampaian secara resmi oleh Pemerintah Kota Padang pada 8 Juli 2019 lalu.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anggota DPRD yang terhormat, yang telah bekerja keras dan secara maraton membahas KUA dan PPAS 2020. Semoga apa yang kita buat ini akan memberikan kemajuan terhadap Kota Padang di masa-masa mendatang," ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi menjelaskan, KUA PPA 2020 ini terdiri dari kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah dan kebijakan pembiayaan daerah. Untuk Pendapatan asli daerah, pendapatan yang akan diterima bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah.

"Dari anggaran belanja daerah sebesar Rp2,628 triliun, dialokasikan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp1,275 triliun atau sebesar 48,51% dan belanja langsung sebesar Rp1,353 triliun atau sebesar 51,49% dari total APBD," ungkapnya.

Alokasi belanja langsung itu, alokasi penggunaannya diarahkan untuk mendukung beberapa kegiatan dalam rangka mengatasi berbagai permasalahan aktual yang dihadapi Pemko Padang. Alokasi anggaran tersebut didistribusikan ke dalam urusan wajib dan pilihan yang dilaksanakan pada masing-masing SKPD.

"Proses pembahasan KUA PPA ini cukup alot dan berat. Hal ini disebabkan keterbatasan kemampuan keuangan saat ini dan beberapa kebijakan strategis yang dilakukan Pemerintah kota Padang dalam rangka pencapaian target RPJMD 2019-2024," tuturnya. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang lainnya