Keluarga Korban Trigana Air di Pessel Jalani Tes Antemortem

AI Mangindo Kayo | Rabu, 19-08-2015 | 21:46 WIB | 1285 klik | Kab. Pesisir Selatan
<p>Keluarga Korban Trigana Air di Pessel Jalani Tes Antemortem<p>Ilustrasi Tim Disaster Victim Identification (DVI).

VALORAnews - Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan Dokkes Polda Sumbar, mengambil sampel data antemortem, Rabu (19/8/2015). Hasil dari antemortem yang diambil tim DVI dan Dokkes Polda Sumbar ini, selanjutnya akan dibawa ke Jakarta, guna mengidentifikasi korban yang sebagiannya telah berhasil dievakuasi.

"Kita berharap, pihak keluarga sabar menghadapi cobaan hingga menunggu kejelasan pasti," ungkap Kapolres Pessel, AKBP Deny Yuhasdi yang mendampingi tim dari Polda Sumbar yang dipimpin AKBP Arios.

Data antemortem yaitu data-data seseorang saat dia masih hidup. Bisa berupa data sidik jari, DNA, gigi, tanda lahir, ciri-ciri fisik dan lainnya. Data antemortem itu bisa di dapat dari keluarga korban. Sementara, data postmortem adalah data-data seseorang setelah dia meninggal. Data postmortem ini bisa didapatkan dari kepolisian, dokter dan orang-orang yang menemukan atau memeriksa jenazah korban.


Data postmortem ini, selanjutnya akan dicocokkan dengan data antemortem untuk memperkuat dan memastikan identitas korban/jenazah. (Baca: Dua Orang Korban Trigana Air Warga IV Jurai Pessel)

Sementara, pihak keluarga berharap, jenazah kedua korban Trigana Air asal Pessel yaitu Armaita (37), warga Kampung Calau, Nagari Puluik-puluik Selatan, Kecamatan IV Jurai dan Epi Ardi (30), warga Nagari Sawah Laweh, Kecamatan Bayang, Pessel, segera ditemukan dan dibawa pulang ke kampung halaman. (lek)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Rantau lainnya
Berita Kab. Pesisir Selatan lainnya