PLN Sediakan 1.233 Sambungan Baru Gratis di Siberut

AI Mangindo Kayo | Kamis, 25-07-2019 | 16:51 WIB | 85 klik | Kab. Mentawai
<p>PLN Sediakan 1.233 Sambungan Baru Gratis di Siberut<p>Wagub Sumbar, Nasrul Abit berdialog dengan jajaran PLN Sumbar terkait rencana pemasangan sambungan rumah listrik di Pulau Siberut, Mentawai, di ruang kerja Wagub, Kamis (25/7/2019). (humas)

VALORAnews - Pembangunan Kabupaten Mentawai terus dikebut. Salah satunya, sektor kelistrikan. Akan ada pemasangan 1.233 sambungan listrik baru pada tiga desa di Pulau Siberut, Mentawai.

Hal itu terungkap usai pertemuan antara tim dari PLN Wilayah Sumatera Barat dengan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. Pada pertemuan tentang pasokan listrik di Kabupaten Mentawai itu berlangsung di ruang kerja Wagub, Kamis (25/7/2019)

Hadir dalam kesempatan tersebut manager komunikasi PLN Wilayah Sumbar, Jimmy Remialis dan rombongan. Pertemuan tersebut dilakukan setelah Nasrul Abit, pulang dari Jambore Pengurangan Resiko Bencana (PRB) di Mentawai.


Nasrul Abit menyampaikan, pemerintah mesti fokus terhadap kebutuhan masyarakat dan pembangunan, bersama pemerintah Kabupaten, salah satunya tentang listrik ini.

"Tahun ini, jumlah daerah yang telah dialiri listrik telah mencapai 53,40%. Jumlah itu meningkat tajam dari 2017, data yang direlis di media elektrifikasi di Kepulauan Mentawai mencapai 27,43 persen sedangkan rasio desa berlistrik baru mencapai 36,69 persen. Salah satu kendala untuk meningkatkan tersebut, adalah kesulitan biaya pasang baru," ungkap Nasrul Abit.

Nasrul Abit mengatakan, dalam diskusi ditemukan solusi, biaya pasang baru gratis. "Pihak PLN mengalokasikan biaya dari dana CSR. Selain listrik, beberapa sektor lain akan menjadi perhatian. Seperti sektor transportasi, kesehatan dan pendidikan. Perlu dukungan dari pusat untuk membantu Mentawai. Kita akan komunikasikan ke Jakarta," katanya.

Nasrul sebutkan, sejak 2006 silam, tiga daerah tertinggal menjadi perhatian Pemprov Sumbar. Dua di antaranya diperkirakan berpeluang melepas status ketertinggalannya. "Target kita, tahun ini, tiga daerah itu tidak lagi jadi daerah tertinggal," tegas Nasrul Abit. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Mentawai lainnya