Bupati Solsel Tinjau Pembangunan Gardu Induk PLN

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 29-07-2019 | 20:49 WIB | 411 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Bupati Solsel Tinjau Pembangunan Gardu Induk PLN<p>Bupati Solsel, Muzni Zakaria bersama pihak PLN dan PT Supreme saat peninjauan gardu induk. (humas)

VALORAnews - Guna memastikan adanya alokasi ketersediaan pasokan listrik, khususnya untuk masyarakat Solok Selatan, Bupati Solsel, Muzni Zakaria melakukan peninjauan langsung pengerjaan Gardu Induk (GI) yang sedang dibangun PT PLN di Kampung Baru, Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo.

Menurut Muzni, masyarakat Solok Selatan khususnya harus dipastikan terlebih dahulu bebas dari krisis listrik yang terjadi selama ini.

"Pemadaman listrik yang sering dialami mudah-mudahan tidak terjadi lagi setelah beroperasinya Gardu Induk yang akan mendapatkan supply listrik dari PT. Supreme Energy nantinya," katanya.


Di samping melakukan peninjauan pembangunan Gardu Induk, Muzni yang didampingi Field Relation Senior Manager Supreme Energy Muara Laboh, Yulnofrins Napilus, juga melihat langsung pembangunan Geothermal Power Plant Project atau pabrik pembangkit (listrik) dari panas bumi serta pembangunan GOR bantuan Supreme senilai Rp24 miliar.

"Semoga investasi ini membawa kemaslahatan bagi masyarakat banyak," ujarnya.

Sementara itu, Nofrin mengatakan bahwa Perusahaan Listrik Negara (PLN) membangun Gardu Induk di Pekonina agar listrik yang dihasilkan oleh PT. Supreme Energy Muara Laboh (SEML) juga bisa didistribusikan di Solok Selatan nantinya.

"Untuk itu, PLN juga sudah menyiapkan trafo sebesar 25 MW dan jaringan 20 kV ke dua arah, yang satu mengaliri arah Padang Aro dan satu lagi ke arah Muara Labuh," terang Nofrin.

Ia menambahkan, dengan adanya GI ini, listrik di Solok Selatan khususnya akan lebih terjamin suplainya, karena langsung terhubung ke Jaringan utama Grid Lintas Sumatera yang terbentang dari Lampung hingga ke Aceh.

"Sesuai rencana, September 2019 ini atau 2 bulan lagi Inshaa Allah Supreme Energy akan beroperasi secara komersial (commercial on date/COD)," tukas Nofrin.

Untuk diketahui, GI sendiri bisa diibaratkan sebagai stasiun atau terminal dalam transportasi listrik, dimana GI memiliki peranan penting dalam sistem transmisi, yang mempunyai fungsi di antaranya, Mentransformasikan tegangan (sebagai penaik dan penurun tegangan).

Kemudian, untuk mengatur aliran daya listrik dari saluran transmisi ke saluran transmisi lainnya sehingga bisa didistribusikan ke konsumen, dan berbagai fungsi lainnya dalam kelistrikan. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya