Sosok Syahiran di Mata Wagub Sumbar

AI Mangindo Kayo | Minggu, 04-08-2019 | 14:14 WIB | 57 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Sosok Syahiran di Mata Wagub Sumbar<p>Wagub Sumbar, Nasrul Abit melepas jenazah Bupati Pasbar, Syahiran di Masjid Agung Baitul Ilmi, Pasaman Barat, Ahad (4/8/2019). (humas)

VALORAnews - Almarhum Bupati Pasaman, H Syahiran merupakan sosok pekerja keras yang telah berhasil membawa Pasaman Barat keluar dari kategori daerah tertinggal tahun 2019 dan banyak prestasi lainnya yang telah dapat Pasaman Barat selama kepemimpinnya.

"Kepergian beliau yang mendadak ini mengejutkan kita semua, teman, sahabat dan handaitolan yang telah mengabdikan diri memajukan pembangunan Pasaman Barat, semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya dan mari kita besarkan segala kebaikan beliau semasa hidupnya," ungkap Wakil Gubernur Sumatera Barat, saat melepas jenazah almarhum Syahiran di Masjid Agung Baitul Ilmi, Pasaman Barat, Ahad (4/8/2019).

Nasrul Abit mengatakan, Sumatera Barat berduka dan atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Sumatera Barat menyampaikan turut berduka cita serta berlangsungkawa atas telah berpulang ke ramahtullah Bupati Syahiran, usia 65 tahun 11 bulan lebih (15 September 1953 - 3 Agustus 2019).


"Almarhum meninggal pukul 23.30 Wib di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta, semoga husnul khotimah ditempatkan yang layak di sisi Allah SWT. Aamiin," kata Nasrul Abit haru.

Nasrul Abit mengatakan, selama kenal berteman baik dan bersahabat semasa hidup Bupati Syahiran, beliau merupakan sosok pemikir dan pekerja keras bagaimana memajukan pembangunan daerah. Termasuk upaya bagaimana Pasman Barat keluar dari daerah tertinggal yang dimulai dengan program pemekaran nagari sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang wilayah sangat luas.

Dari 19 nagari yang ada dimekarkan menjadi 72 nagari, kemudian juga program penempatan bidan disetiap nagari untuk memenuhi pelayanan kesehatan terutama pelayaan melahirkan agar-agar menekan angka kematian bayi dan ibu di nagari-nagari Pasaman Barat.

Serta juga proses-proses pengembangan pembangunan daerah lainnya seperti Teluk Tapang, infrastruk jalan dan lain-lain sebagainya dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.

"Selamat Jalan Sahabat, semoga bakti dan pengabdian mu selama ini menjadi amalan kebaikan serta apa-apa yang telah dikerjakan dalam memajukan Pasaman Barat dapat menjadi inspirasi bagi kesejahteraan hidup masyarakat didaerah ini," ungkap Nasrul Abit.

Yulianto jadi Bupati

Selain itu, Nasrul Abit menyampaikan, akan menanda tangani surat penetapan surat Jabatan Bupati Pasaman Batat sementara atas nama Gubernur Sumatera Barat kepada Wakil Bupati, Yulianto.

Hal ini berkaitan dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, bahwa pemerintah tidak boleh kosong. Selanjutnya, DPRD akan memproses pengusulan Bupati Pasaman Barat sesuai mekanisme aturan yang berlaku.

Sambut di BIM

Sebelumnya, Nasrul Abit juga menyambut kedatangan jenazah Syahiran di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), sekitar pukul 11.00 WIB jelang diberangkatkan ke rumah dinas bupati untuk melakukan proses pelepasan secara kedinasan di Kantor Bupati Pasaman Barat.

Sebagai inspektur upacara pelepasan jenazah, dia menerima jenazah dari pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman secara kedinasan.

Saa itu, Nasrul Abit mengatakan, almarhum semasa hidupnya merupakan sosok pekerja keras yang telah berhasil membawa Pasaman Barat (Pasbar) keluar dari kategori daerah tertinggal pada 2019 serta banyak lagi prestasi yang berhasil diraih Pasbar selama kepemimpinannya. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Pasaman Barat lainnya