KI Bagian Inti dari Open Government Indonesia

AI Mangindo Kayo | Jumat, 21-08-2015 | 22:27 WIB | 1145 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>KI Bagian Inti dari Open Government Indonesia<p>Ketua KI Pusat, Abdul Hamid Dipopramono foto bersama dengan para ketua KI se-Indonesia saat Rapat Kerja Teknis (Rakernis) KI, Jumat (21/8/205) di Hotel Atria Tanggerang. (istimewa)

VALORAnews - Tujuh kementerian dan lembaga negara termasuk Komisi Informasi (KI) Pusat, jadi bagian inti dari forum Open Government Indonesia (OGI). Ketujuh lembaga itu di antaranya Kementerian Kominfo, Dalam Negeri, Kastaf Presiden, Kemenlu dan Kemen PAN-RB.

"Rakernis ini penting untuk menghadirkan patron dalam pembahasan di Rakornas, KI Pusat bagian inti bersama enam kementerian dan lembaga negara dalam Forum OGI. Saya minta KI Provinsi, juga menjadi bagian penting di jajaran pemerintahan provinsi masing-masing," ujar Ketua KI Pusat, Abdul Hamid Dipopramono, saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) KI se-Indonesia, Jumat (21/8/205) di Hotel Atria Tanggerang.

KI Pusat juga memastikan, Presiden Jokowi sangat pro dengan keterbukaan informasi.


"Kemarin saya baca, Pak Jokowi perintahkan semua menteri menjadi juru bicara pemerintah terkait bidangnya masing-masing. Artinya, Pak Presiden tidak mau ada informasi yang tertutup kepada rakyatnya," ujar Hamid.

Apalagi, kata Hamid, dalam waktu dekat Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) diterapkan, penguatan keterbukaan informasi perlu. Karena, era MEA tak ada lagi batas teritorial negara dalam lapangan kerja.

"Ini sangat memerlukan keterbukaan informasi, sehingga persaingan mendapatkan lapangan pekerjaan, tenaga kerja kita dengan negara lain tidak tertinggal," terangnya. (relis)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Rantau lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya