Pengusaha Bantu Perbaikan Drainase di Kelurahan Belakang Tangsi

AI Mangindo Kayo | Selasa, 10-09-2019 | 17:21 WIB | 113 klik | Kota Padang
<p>Pengusaha Bantu Perbaikan Drainase di Kelurahan Belakang Tangsi<p>Lurah Belakang Tangsi, Diko Riva Utama beserta staf, saat meninjau pengerjaan pembongkaran drainase di Jl WR Mongonsidi, Senin (9/9/2019). (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Dua titik drainase di Jalan WR Monginsidi dan Belakang Tangsi, Kelurahan Belakang Tangsi, selama ini jadi pemicu genangan setiap kali hujan.

"Drainase sepanjang 75 meter mati karena sedimen dan dibeton. Akibatnya, genangan air selalu terjadi di titik ini yang berpotensi sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk," ujar Lurah Belakang Tangsi, Diko Riva Utama, saat meninjau pengerjaan pembongkaran drainase di Jl WR Mongonsidi, Senin (9/9/2019).

Dikatakan Diko, drainase di Jl WR Mongonsidi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan pengerukan sedimentasi yang dibiayai melalui dana Pokir anggota DPRD Padang, Iswanto Kwara.


Untuk pengerukan dan perbaikan sedimen di kawasan ini, menurut Diko, biaya pembongkaran dan perbaikannya merupakan partisipasi, Hengki Sutanto, salah seorang warga Belakang Tangsi.

Menurut Hengki, partisipasinya itu merupakan wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam membangun Kota Padang.

"Ini memang sudah merupakan kewajiban kita, untuk mendukung kemajuan pembangunan di Kota Padang. Pemerintah sudah berupaya membangun untuk kesejahteraan masyarakat, jadi sudah sepantasnya kita juga ikut berpartisipasi," terang Hengki yang tengah merintis usaha perhotelan itu.

Sementara, untuk drainase di Jl Belakang Tangsi, terjadi penyempitan yang mengakibatkan jika hujan lebat, maka air akan meluber dan membanjiri rumah warga dan sekolah.

Untuk perbaikan drainase di wilayah tersebut, dr Widiawarman, salah seorang tokoh masyarakat yang juga pengusaha, berjanji akan menanggung biaya perbaikannya.

Jadi Inspirasi

Diko mengapresiasi dan berterima kasih atas sumbangsih dan kepedulian warga yang besar terhadap pembangunan wilayahnya.

"Semua pengerjaan dan biaya ditanggung warga, sementara pihak kelurahan dan dinas terkait hanya melakukan pengawasan, supaya sesuai dengan rencana pembangunan kota," tambah Diko.

Diko mengharapkan, partisipasi warga yang berprofesi sebagai pengusaha ini, dapat menginspirasi pengusaha-pengusaha lain untuk dapat ikut berperan aktif dan membantu program-program Pemerintah Kota Padang.

Selain itu, Diko juga mengingatkan masyarakat dan pengusaha, agar dalam membangun sesuai dengan aturan yang berlaku sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar termasuk fasilitas umum. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang lainnya