ISI Padangpanjang Gelar Pelatihan Batik untuk Siswa SLB

AI Mangindo Kayo | Jumat, 13-09-2019 | 11:47 WIB | 1063 klik | Kab. Agam
<p>ISI Padangpanjang Gelar Pelatihan Batik untuk Siswa SLB<p>Siswa SLBN 1 Ampek Angkek, Kabupaten Agam memperlihatkan hasil kreasi batik yang dilatih dosen dan mahasiswa ISI Padangpanjang. (istimewa)

VALORAnews - ISI Padangpanjang mengenalkan industri kreatif berbasis batik pada para siswa dan siswi SLB tingkat SD, SMP dan SMA.

"Kami sengaja memilih siswa SLB sebagai peserta pelatihan sekaligus mitra kerja, untuk memberdayakan mereka dan memperkenalkan dunia kreatif secara lebih seksama. Diharapkan dengan kegiatan ini mereka dapat berdaya dengan menghasilkan produk ekonomis yang diminati pasar," sebut Koordinator Kegiatan Pelatihan, Dini Yanuarmi dalam siaran pers yang diterima, Jumat (13/9/2019).

Pelatihan ini merupakan bakti kepada masyarakat oleh ISI Padangpanjang lewat program yang dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen. Pelatihan ini merupakan Hibah Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Dikti.


Bersama Dini, ikut jadi anggota tim tenaga dosen lainnya yakni Yunis Muler, Widdiyanti dan tiga orang mahasiswi. Lokasi pelatihan ini di SLB N 1 Ampek Angkek, Kabupaten Agam sejak Juli lalu.

Proses batik yang diperkenalkan kepada para siswa SLB, sama sekali tidak sulit tetapi malah menyenangkan. Hal ini tampak dari antusiasnya para peserta pada setiap tahapan pelatihan.

"Kami mengajarkan batik teknik cap dan tulis. Dari kegiatan yang sudah berjalan, hasilnya langsung kelihatan. Mereka sangat potensial sehingga ini dapat mereka teruskan setelah pelatihan nanti selesai," katanya.

Tahapan pelatihan sama sekali tidak berat. Awalnya adalah tahapan membuat desain motif, kemudian membuat cap dari karton, membatik teknik cap dan tulis serta pewarnaan.

"Dalam proses pelatihan ini kami juga melihat para mahasiswa sudah mulai cakap dalam berbagi pengetahuan serta keahliannya kepada para siswa. Proses seperti ini yang sangat kami harapkan."

"Dimana, siswa merasakan pengalaman langsung terlibat dalam sebuah program pelatihan. Diharapkan, ketika mereka tamat nanti, juga dapat membangun ekosistem industri kreatif yang baik di kampung halamannya, salah satunya dengan berbagi ilmu dengan masyarakat," katanya.

Rektor ISI Padangpanjang Prof Novesar Jamarun mengatakan, program-program yang bersentuhan dengan masyarakat, akan turut memperkenalkan ISI Padangpanjang secara lebih luas dan lebih baik.

"Masyarakat dapat merasakan langsung dampak dari kegiatan semacam ini. Sehingga kita berharap, mereka juga turut mendukung apabila nantinya ada diantara anak atau kemenakan mereka yang tertarik untuk masuk ke ISI padangpanjang. Sebab, para orangtua sudah melihat sendiri hasil kerja mahasiswa dan dosen kita,' katanya.

Kepada para mahasiswa, Novesar berharap, agar program-program seperti PKM ini ke depannya semakin dilirik untuk diikuti. "Program seperti ini adalah ajang untuk membuktikan kemampuan kita dalam mengelola atau memenej sebuah kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat."

"Apalagi kalau programnya berbentuk pelatihan, tentu ini akan menjadi momen bagi para mahasiswa untuk merasakan langsung pengalaman berbagi ilmu di lapangan," katanya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Kab. Agam lainnya