Keterbukaan Informasi Bagian Penting Perkuat Kemandirian Bangsa

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 22-08-2015 | 21:33 WIB | 1231 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Keterbukaan Informasi Bagian Penting Perkuat Kemandirian Bangsa<p>Komisioner KI Pusat, Dyah Aryani membeberkan usulan tema Rakornas dari Komisi PSI di Rakernis Banten, Sabtu (22/8/2015) malam. (istimewa)

VALORAnews - Peserta Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Komisi Informasi (KI) se-Indonesia di Banten 21-23 Agustus 2015 merekomendasikan, rapat koordinasi nasional (Rakornas) ke-6, di Aceh, Oktober mendatang, harus jadi moment deklarasi, bahwa kemandirian bangsa bagian terpentingnya adalah keterbukaan informasi publik.

Rakernis ini juga menggodok tema Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-6 nanti --dari usulan Komisi PSI-- yang diusulkan ke paripurna Keterbukaan Informasi yaitu "Memperkuat Kepribadian dan Kemandirian Bangsa."

"Dengan tema yang diusulkan ini, menggambarkan ke publik bahwa keterbukaan informasi publik sudah terlaksana di Indonesia dan jadi bagian penting memperkuat kepribadian dan kemandirian bangsa," ujar Ketua Komisi PSI di Rakernis, Muhamad Dawam, Sabtu (22/8/2015), di Hotel Atria Serpong.


Dengan tema itu, menurut Dawam, KI se-Indonesia meyakini, akan jadi progres seksi untuk Indonesia dua sampai tiga tahun kedepan.

"Keterbukaan informasi publik bagian dari kepribadian dan jadi indikator dunia melihat Indonesia ke depan. Karena, terlaksananya keterbukaan informasi sesuai UU KIP, memberikan kepastian publik internasional terhadap apa saja yang akan dilakukannya untuk yang positif di negara ini," ujar Dawam.

Dari tema itu nanti, maka Komisi PSI harus mensinergiskannya dengan rancangan program yang akan disampaikan di Rakornas Aceh.

"Tentu program yang ditelurkan terkait dengan kerja bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI) dalam memperkuat kepribadian dan kemandirian bangsa tadi," ujar Dyah.

Menarik dari tema yang diajukan PSI itu soal hukum, menurut Dyah, ini jadi sumbangsih PSI KI se-Indonesia, untuk pencegahan tindak pidana korupsi.

"Penguatan tatanan kelembagaan dan peningkatan kualitas dan akuntabilitas sektor-sektor tertentu untuk sumbangsih Komisi Informasi dalam ikut berperan mencegah tindakan korupsi sebagai tekad bersama bangsa mengikis habisnya di bumi nusantara ini," ujar Dyah.

Lalu ada lagi bidang lain yang menjadi target progres dalam mengimplementasikan tema, baik ekonomi, sosial, budaya dan politik. "Sehingga dengan adanya program ini, KI menjadi lembaga terbaik dalam penguatan kepribadian dan kemandirian bangsa," ujar Dyah. (relise)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Rantau lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya