Bawaslu Tanahdatar Gelar Faspubdok Pengawasan Pemilu 2019

AI Mangindo Kayo | Selasa, 22-10-2019 | 17:07 WIB | 236 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Bawaslu Tanahdatar Gelar Faspubdok Pengawasan Pemilu 2019<p>Bawaslu Tanahdatar menggelar Fasilitasi, Publikasi dan Dokumentasi (Faspubdok) Pengawasan Pemilihan Umum 2019, Selasa (22/10/2019) di Batusangkar. (jhen rahmad/valoranews)

VALORAnews - Komisioner Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Tanahdatar, Yuli Fathry membuka kegiatan Fasilitasi, Publikasi dan Dokumentasi (Faspubdok) Pengawasan Pemilihan Umum 2019, Selasa (22/10/2019) di Batusangkar.

Dalam sambutannya, Yuli Fathry menyampaikan, acara baru bisa diadakan pada Oktober 2019 ini. Seharusnya, pada Agustus 2019 kegiatan ini sudah terlaksana.

"Karena kesibukan pascapemilu 2019, baru kini bisa disampaikan sekaligus berdiskusi dengan media massa," kata Yuli.


Narasumber kegiatan ini Komisioner Divisi Hukum dan Informasi Bawaslu Provinsi Sumatra Barat, Nurhaida Yetti. Dalam materinya Nurhaida memaparkan informasi tentang tugas dan fungsi lembaga Bawaslu menurut UU tentang Pemilu.

Menurut Undang-Undang No 17 Tahun 2017 Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota telah menjadi permanen yaitu Bawaslu Kabupaten/Kota. "Pengawas pemilu tiga tingkatan di atas (Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota) kedudukannya telah permanen," jelas Nurhaida.

Ketua PWI Sumatera Barat, Heranof juga didapuk jadi pemateri dalam acara ini. Heranof banyak menjelaskan perbedaan media massa dengan media sosial dari berbagai aspek. Termasuk pada Undang Undang yang mengatur kedua media tersebut.

"Wartawan dan media massa dilindungi Undang Undang Pers, sedangkan media sosial tunduk pada UU Informasi dan Transaksi Elektronik," jelas Heranof.

Hadir pada acara itu perwakilan Humas Pemkab Tanahdatar, Humas IAIN Batusangkar, awak media dan undangan lainnya. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Tanah Datar lainnya