Wabup Solsel Resmikan Pembangunan BLK Komunitas di Ponpes Bustanul Huda

AI Mangindo Kayo | Rabu, 10-04-2019 | 15:13 WIB | 128 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Wabup Solsel Resmikan Pembangunan BLK Komunitas di Ponpes Bustanul Huda<p>Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman melakukan peletakan batu pertama pembangunan workshop pelatihan kerja di areal asrama santri putra Ponpes Bustanul Huda, Malus, Lubuk Gadang Timur, Sangir, Rabu (10/4/2019). (humas)

VALORAnews - Pondok Pesantren (Ponpes) Bustanul Huda, Malus, Lubuk Gadang Timur, Sangir, mendapatkan bantuan senilai Rp500 juta melalui APBN dari Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas (Gedung Workshop Menjahit) dengan luas isi 238 Meter persegi.

Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman, didampingi perwakilan Balai Latihan Kerja Padang, Zainal, Perwakilan Kepala Kemenag Solsel, Kabid Tenaga Kerja Solsel, Plh Danramil 12 Sangir, Pimpinan Ponpes Buya Syarkawi dan jajarannya, melakukan peletakan batu pertama pembangunan di areal asrama santri putra ponpes tersebut, Rabu (10/4/2019).


Pada kesempatan tersebut, Rahman berharap, gedung workshop yang akan didirikan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam rangka meningkatkan daya saing lulusan pesantren nantinya.

"Lulusan Pesantren kedepan, kita harapkan mempunyai keahlian-keahlian yang akan menyebabkan mereka bisa hidup dalam kemandirian nantinya," ujar Rahman.

Ia mengapresiasi Dinas Tenaga Kerja Solsel, pihak Balai Latihan Kerja (BLK) Padang, dan juga pihak ponpes yang telah bekerjasama dan bekerja keras dalam mengupayakan bantuan dari APBN melalui Kementrian Tenaga Kerja.

"Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu sehingga kucuran dana pembangunan gedung workshop ini dapat kita raih," terangnya mengapresiasi.

Sementara itu, perwakilan dari BLK Padang, Zainal, mengatakan bahwa Ponpes Bustanul Huda Solok Selatan merupakan salah satu di antara 1000 BLK yang dibangun tahun ini di seluruh wilayah Indonesia.

Ia berpesan, agar pembangunan BLK Komunitas ini dilakukan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan perencanaan yang ada, dan jangan sampai menyalahi dari ketentuan yang ada, karna pihak kementrian sangat bertegas-tegas dalam pengawasannya.

"Bahkan, baru-baru ini ada bangunan workshop yang dibongkar kembali di tengah proses pembangunannya, karena tidak sesuai dengan perencanaan yang ada. Tentu yang rugi kita semua, apalagi bangunan ini nantinya akan dipakai untuk kepentingan kita juga," tegasnya mewanti-wanti.

"In Syaa Allah, setelah bangunan ini selesai, segera kita akan lengkapi peralatannya, dan juga pelatihan bagi calon instruktur," tukasnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya