PMI Tembus Lokasi Banjir Bandang Tersulit, Rahman: Antarkan Langsung Bantuan Lebih Tepat

AI Mangindo Kayo | Minggu, 01-12-2019 | 15:12 WIB | 280 klik | Kab. Solok Selatan
<p>PMI Tembus Lokasi Banjir Bandang Tersulit, Rahman: Antarkan Langsung Bantuan Lebih Tepat<p>Ketua PMI Solok Selatan, Abdul Rahman bersama Kepala Markas PMI Sumbar, Hidayatul Irwan saat mendistribusikan bantuan di lokasi bencana tersulit di Solok Selatan yakni di Jorong Manggih dan Jorong Sapan Salak, Nagari Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Ahad (1/12/2019). (diky lesmana/valoranews)

VALORAnews - Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat bersama PMI Solok Selatan, tembus lokasi bencana banjir bandang tersulit di Solsel, untuk menyalurkan bantuan ke korban bencana.

Lokasi tersebut berada di Jorong Manggih dan Jorong Sapan Salak, Nagari Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh. Kedua lokasi itu, merupakan lokasi terparah terdampak banjir bandang yang terjadi pada hari Minggu, pekan lalu.

Kepala Markas PMI Sumbar, Hidayatul Irwan yang langsung memimpin pendistribusian bantuan, mengatakan, setidaknya ada 68 delapan kepala keluarga yang terdapak langsung dari kejadian ini. Sebanyak 13 rumah rusak parah serta kerusakan fasilitas umum.


"Untuk mengoptimalkan bantuan sampai ke korban bencana, PMI langsung menditribusikan ke lokasi kejadian. Agar, mereka yang sangat membutuhkan bisa langsung mendapatkannya," katanya.

Bantuan yang disalurkan dari PMI pusat dan PMI Sumbar itu berupa hygen kit 100 pcs, terpal plastik 200 pcs, kelambu 30 pcs, baju 100 pcs, selimut100 pcs, baskom 100 pcs, derigen 200 pcs, sarung 300 pcs, celana dalam wanita 320 pcs, piring plastik 600 pcs dan gelas plastik 600 pcs.

Selain itu, ada bantuan yang diberikan PMI Kabupaten Sijunjung berupa kain sarung 20 pcs, handuk 20 pcs, pakaian bekas layak pakai, terpal 5 pcs, makanan siap saji 13 paket, tikar 3 pcs dan paket anak 13 paket.

Selanjutnya, bantuan dari PMI Padang, pakaian seragam sekolah 120 pcs, ATK sekolah 120 paket, sembako 10 paket, paikan pantas pakai 3 koli dan mie instan 19 dus.

"Kemarin, kita juga telah melakukan pendataan kepada korban bencana banjir bandang atas kebutuhan yang paling mendasar," jelasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Solok Selatan, Abdul Rahman mengatakan, apa yang dilakukan PMI ini sangatlah tepat sasaran. Korban bencana sangat membutuhkan bantuan langsung yang mereka terima.

"Bantuan itu bukan hanya menumpuk di Posko saja. Melainkan didistribusikan kepada korban bencana secepatnya. Apa yang dilakukan PMI ini sangat tepat dan sangat membantu," katanya. (dky)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya