Warga Buat Titian Darurat di Jembatan Sungai Pangkua yang Ambruk

AI Mangindo Kayo | Senin, 25-12-2019 | 19:09 WIB | 105 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Warga Buat Titian Darurat di Jembatan Sungai Pangkua yang Ambruk<p>Sejumlah warga dan personel Polri, bergotong-royong membuat titian darurat, antisipasi jembatan Sungai Pangkua, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan yang ambruk akibat dihondoh air bah, Senin (25/11/2019) pagi. (humas)

VALORAnews -- Warga bergotong royong membuat titian darurat, antisipasi jembatan Sungai Pangkua, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan yang ambruk akibat dihondoh air bah, Senin (25/11/2019) pagi.

"Pembuatan titian darurat untuk mempermudah akses pejalan kaki," Kalaksa BPBD Solsel Richi Amran.

Akibat rusaknya jembatan tersebut, membuat akses transportasi di 4 Jorong di 3 kenagarian terhambat, yakni Jorong Sungai Pangkua, Sungai Binuang (Pakan Rabaa), Kandang Baniah (Pakan Rabaa Tengah), serta Jorong Batang Lolo Panduang (Nagari persiapan Batang Lolo Pakan Rabaa Tengah).


Menurut Camat KPGD, Syahrul M, di 4 Jorong tersebut bermukim 808 KK dengan jumlah penduduk 3265 jiwa. Ditambah dengan adanya 4 sekolah (SMA, Tsanawiyah, dan 2 buah SD) serta Kantor Urusan Agama (KUA).

Sebelumnya, Richi Amran mengatakan, pihaknya saat ini telah membuat buat surat yang ditujukan ke Balai Jalan Wilayah III di Padang untuk pinjam pakai jembatan bailey (darurat) untuk akses ribuan warga dan juga pelajar nantinya.

"Jembatan ini sangat vital, karena menyangkut akses ribuan jiwa dan 1500-an pelajar yang bersekolah di jorong seberang. Kita butuh bantuan jembatan darurat segera," jelasnya saat meninjau langsung jembatan putus di Sungai Pangkua, KPGD, Minggu malam (24/11/2019).

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan para relawan, juga menyiapkan perahu karet di Posko Bencana Kantor Camat Sungai Pagu, sebagai antisipasi terjadinya banjir akibat hujan yang melanda Solok Selatan Minggu (24/11/2019) selepas magrib.

Richi Amran menginformasikan bahwa 1 unit perahu karet di stanby di posko bencana di Kantor Camat Sungai Pagu, 1 unit berada di Kampung Tarandam Muara Labuh, dan akan diusahakan beberapa unit lagi ke BPBD Sumbar.

"Untuk tambahan sedang dijemput ke BPBD Sumbar. Mudah-mudahan bisa kita dapatkan 3 lagi, minimal 2 unit," tukasnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya