Solsel Terima Bantuan Senilai Rp635 Juta dari Wagub Sumbar, Ini Rinciannya

AI Mangindo Kayo | Rabu, 04-12-2019 | 18:12 WIB | 396 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Solsel Terima Bantuan Senilai Rp635 Juta dari Wagub Sumbar, Ini Rinciannya<p>Wagub Sumbar, Nasrul Abit menyerahkan secara simbolis bantuan dari Pemprov Sumbar dan sejumlah pihak pada Muzni Zakaria, (Bupati Solsel) di kantor Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Solsel, Jumat (29/11/2019). (humas)

VALORAnews - Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit meninjau lokasi bencana longsor di Nagari Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Solsel, Jumat (29/11/2019).

Dikesempatan tersebut, dia menyerahkan bantuan dengan total Rp635 Juta dengan rincian berupa uang sebesar Rp350 dari Pemprov Sumbar, Uang sebesar Rp194 juta dari Kementerian Sosial dan bantuan lain berupa rendang senilai Rp35 juta, beras 26 ton, supermi 50 dus dan paket BPBD senilai Rp 25 juta.

Nasrul Abit menyebutkan, pesca bencana longsor yang menimpa masyarakat Nagari Pakan Rabaa Timur, kesehatan dan makanan masyarakat yang terdampak bencana harus disiapkan.


"Tentu pasca bencana bagaimana tempat tinggal mereka yang permanen bagai mana usaha ekonomi mereka kita akan rapat di kantor camat langkah yang akan dilakukan bupati," tuturnya kepada wartawan.

Di samping itu, lanjutnya, upaya mencari bantuan dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau Kementeria PU harus terus diupayakan untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak akibat longsor.

Ia juga menyebutkan, saat kunjungannya tersebut, masyarakat menyeluhkan sawah dan ladangnya yang tidak lagi bisa dimanfaatkan akibat longsor.

"Masyarakat meminta sawah mereka yang tertibun dikembalikan sehingga mereka bisa kemballi ke sawah karena itu satu satunya mata pencarian mereka," tuturnya.

Ia menambahkan, upaya relokasi masyarakat kearah yang aman perlu negosiasi dengan masyarakat, meski lahan untuk relokasi sudah disediakan oleh nagari.

"Semoga masyarakat mau kita relokasi tetapi ekonominya tetap disini, mudah-mudahan semua mau direlokasi," ungkapnya.

Terkait penanganan banjir, dia menilai, langkah-langkah yang diambil pemkab bersama pihak terkait sudah cukup bagus. Ia juga sudah menanyakan langsung kepada pengungsi

"Tadi sudah kita cek di posko pengungsi. Penanganan sudah cukup bagus," jelasnya.

Menyinggung penyebab banjir bandang, ia mengatakan, longsor disebabkan karena tebing curam dan curah hujan besar ditambah kontur tanah yang labil.

Dia menyebutkan, jika ada kerusakan lingkungan akibat pertambangan ilegal, pihaknya akan menurunkan tim untuk melakukan razia. "Kalau memang kewenangan provinsi kita lakukan razia, tim kita turunkan disini, akan kita tindak," tegasnya.

Senada, Bupati Solsel, Muzni Zakaria menyebutkan, pemerintah daerah ingin tidak ada lagi tambang ilegal di Solsel. "Kita ingin legal, masyarakat nyaman menambang dan lingkungan pasti terjaga," cetusnya.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah juga telah meminta ke pemerintah pusat agar perusahaan yang sudah memenuhi persyaratan agar izinnya diselesaikan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemprov Sumbar dan pihak lainnya yang telah ikut serta membantu korban bencana banjir.

"Terima kasih Pak Wagub, rekan rekan kepolisian, TNI, para relawan, dan pihak-pihak yang telah membantu meringankan beban korban banjir," tukasnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Solok Selatan lainnya