Tambang Ombilin Sawahlunto jadi Warisan Dunia, Novrial: Maksimalkan Peluang Wisata Sejarah Ini

AI Mangindo Kayo | Kamis, 05-12-2019 | 13:15 WIB | 658 klik | Kota Padang Panjang
<p>Tambang Ombilin Sawahlunto jadi Warisan Dunia, Novrial: Maksimalkan Peluang Wisata Sejarah Ini<p>Kadis Pariwisata Sumbar, Novrial memberikan arahan saat membuka Pelatihan dan Peningkatan Sadar Wisata, Kamis (5/12/2019) di Kota Padangpanjang. (jhen rahmad/valoranews)

VALORAnews - Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Novrial mengatakan, kawasan tambang batubara di Kota Sawahlunto, telah ditetapkan Unesco jadi warisan dunia. Ini sekaligus jadi warisan kedua belas di Indonesia.

"Kita harus memanfaatkan peluang besar ini dengan mengemas narasi sejarah yang kreatif untuk menarik minat wisatawan agar berkunjung dan berlama-lama di daerah kita," tutur Novrial sewaktu membuka acara Pelatihan dan Peningkatan Sadar Wisata, Kamis (5/12/2019) di Kota Padangpanjang.

Kegiatan ini bertema "Siap Mendukung Warisan Kawasan Tambang Batu Bara Ombilin."


Dikatakan, situs warisan dunia ini juga bercerita tentang sejarah perkereta apian di Sumatera Barat. Jaringan kereta api dibangun untuk mengangkut batubara yang ditemukan di Sawahlunto menuju Pelabuhan Telukbayur di Kota Padang.

"Ada cerita yang panjang di sini. Diharapkan dengan pelatihan ini meningkatkan pemahaman untuk memanfaatkan peluang pariwisata yang besar ini," terangnya.

Pelestarian warisan budaya dunia Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto (OCMHS) ini, melibatkan dukungan Kabupaten/Kota yang dilalui jaringan kereta api yaitu Kota Padang, Padangpariaman, Tanahdatar, Padangpanjang, Sijunjung dan Sawahlunto.

Acara yang dilaksanakan selama dua hari 5-6 Desember 2019 itu, diikuti pemandu wisata dari berbagai kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan staf dinas pariwisata Kabupaten/Kota terkait.

Pemateri dari Asdep Warisan Budaya Kemenko PMK, Pamuji Lestari, Dinas Pariwisata Sumatera Barat, BPCB Sumatera Barat dan DPD ASPPI Sumatera Barat. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang Panjang lainnya