Mahyeldi Harapkan Kampung KB Bukik Karan jadi Percontohan Nasional

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 07-12-2019 | 16:49 WIB | 765 klik | Kota Padang
<p>Mahyeldi Harapkan Kampung KB Bukik Karan jadi Percontohan Nasional<p>Wali Kota Padang, Mahyeldi didampingi Fuji Astomi (Camat Padang Selatan) serta Andi Amir (Lurah Rawang) ketika menghadiri Gebyar Kampung KB Bukit Karan, Sabtu (7/12/2019). (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Kampung KB Bukit Karan diharapkan muncul jadi percontohan nasional dan salah satu lokus kunjungan pada Hari Keluarga Nasional 2020 nanti. Wilayah RW VI, Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan ini, diharapkan juga jadi inspirasi bagi daerah lainnya.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Padang, Mahyeldi saat menghadiri Gebyar Kampung KB Bukit Karan bersama Sestama BKKBN Pusat, Nofrijal, Syahruddin (Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatra Barat), Etna Estelita (Kepala Perwakilan BKKBN Bangka Belitung) dan rombongan lainnya, Sabtu (7/12/2019).

"Terbentuknya kampung KB Bukit Karan, seyogyanya menginspirasi daerah lain. Ini satu-satunya kampung KB yang dipelopori lurah bersama warga," kata Mahyeldi.


Mahyeldi menilai, meskipun Kampung KB Bukit Karan baru seumur jagung, namun faktanya wilayah ini sudah menggeliat. Itu terlihat dari semangat pemberdayaan warga dari semua sektor, baik sektor ekonomi maupun sosial budaya.

"Kami melihat di sini aktifitas masyarakat mulai hidup dan banyak sektor yang tumbuh dengan cepat," ujarnya.

Sementara itu, Nofrijal mengatakan, pada 2020 nanti, Harganas akan dipusatkan di Kota Padang atau secara umum di Provinsi Sumatera Barat. Kunjungan ke Kampung KB merupakan agenda prioritas dalam kegiatannya.

"Mungkin salah satunya kunjungan ke Kampung KB Bukit Karan akan kami rekomendasikan. Sebab, proses terbentuknya hingga kegiatan-kegiatan yang dilakukan lurah bersama warganya bisa menjadi inspirasi," ungkap Nofrijal.

Dia juga mengaku salut dengan semangat masyarakat setempat dalam melaksanakan berbagai kegiatan. Termasuk menghelat Gebyar Kampung KB dengan rangkaian acara dilakukan secara mandiri dan swadaya.

"Kita juga salut dengan kolaborasi program Pemko Padang dengan 18:21 dengan program BKKBN kembali kemeja makan, tampak terlihat hastag tersebut ada disetiap pintu rumah warga yang ada di Kelurahan Rawang ini," ujar Nofrijal.

Lurah Rawang, Andi Amir menuturkan, sebelumnya kampung yang berada di kaki bukit kecil Rawang ini hampir tidak terdengar eksistensinya. Terpinggirkan dan kumuh.

"Melihat kondisi ini, kami berupaya mencari solusi untuk peningkatan kesejahteraan warga di Bukit Karan. Karena sebelumnya, kami pernah membesarkan kampung KB maka kami berinisiatif untuk menerapkan program itu di sini," kata Andi Amir.

Menurut Andi Amir, pihaknya mengajak tokoh-tokoh masyarakat, Ketua LPM dan RW setempat untuk mempersiapkan pembentukan kampung KB secara swadaya dan mandiri. Memulai membentuk kelompok kerja (Pokja) dan mengukuhkan kader-kader kampung KB.

"Rupanya, masyarakat antusias menyambut program kampung KB sebagai solusi percepatan pembangunan semua sektor di lingkungan mereka. Alhasil, kami segerakan meluncurkan dan menggebyarkannya melalui berbagai acara," kata Andi Amir.

Termasuk acara Gebyar Kampung KB yang diadakan hari ini, menurut Andi Amir juga salah satu upaya memotivasi masyarakat. Disamping itu, pihaknya juga ingin menunjukkan keseriusannya kepada seluruh seluruh stakeholder dalam membangun kampung KB.

"Tentu kami berharap intervensi lintas sektor agar percepatan pembangunan di wilayah Bukit Karan ini terealisasi," pungkasnya. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang lainnya