IAIN Batusangkar Fasilitasi 54 Mahasiswa Ikuti LKMM

AI Mangindo Kayo | Jumat, 31-01-2020 | 16:35 WIB | 311 klik | Kab. Tanah Datar
<p>IAIN Batusangkar Fasilitasi 54 Mahasiswa Ikuti LKMM<p>Kepala Biro AUAK IAIN Batusangkar, H Yasrizal bersama H Yarman (Kabag Akama) beserta jajaran, foto bersama dengan peserta pelatihan kepemimpinan, Jumat (31/1/2020) di Bukittinggi. (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Sebanyak 54 orang utusan berbagai lembaga kemahasiswaan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, ikuti latihan kepemimpinan manajemen mahasiswa (LKMM), Jumat (31/1/2020) di Bukittinggi. Pelatihan ini bertemakan "Membentuk Jiwa Pemimpin yang Berkarakter Islami Berintegritas dan Tertib Administrasi Organisasi."

"Lembaga kemahasiswaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) harus memahami dengan baik masalah-masalah manajemen administrasi khususnya di IAIN Batusangkar. Pimpinan lembaga kemahasiwaan harus paham pola administrasi, karena akan menjalankan kegiatan-kegiatan di kampus nantinya," ungkap Kabiro AUAK IAIN Batusangkar, H Yasrizal saat membuka kegiatan pelatihan.

Peserta pelatihan ini adalah pimpinan Lembaga kemahasiswaan IAIN Batusangkar, di antaranya Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Senat Mahasiswa (SEMA) tingkat institut maupun fakultas, Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM), Unit Kegiatan Khusus (UKK) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).


Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari, 31 Januari hingga 2 Februari 2020, di Hotel Campago Bukittingi. Sebagai narasumber, Wakil Rektor II, III, kepala SPI serta Perencanaan dan Keuangan IAIN Batusangkar.

Dikatakan Yasrizal, bentuk-bentuk pelaporan tentang kegiatan lembaga kemahasiswaan dan juga pola administrasi pencairan, pelaporan keuangan lembaga kemahasiswaan, baik di tingkat Institut maupun fakultas, harus dipahami peserta.

Terpisah, Rektor IAIN Batusangkar, H Kasmuri menyebut, mahasiswa sebagai generasi pelanjut tongkat estafet pembangunan bangsa dan negara, tentunya harus senantiasa membiasakan diri mempelajari teori dan administrasi yang berlaku, khususnya yang diterapkan di IAIN Batusangkar.

"D isamping penguasaan administrasi jiwa kepemimpinan yang visioner harus tumbuh dalam jiwa pimpinan mahasiswa. Jadi pemimpin mahasiswa bukanlah sebagai kepala administrator, tetapi jadikan tertib administrasi sebagai bagian dari ketrampilan kepemimpinan," terangnya.

"Sebab, administrasi dalam sebuah organisasi adalah sebagai alat kelancaran jalannya organisasi. Jadi jangan sampai administrasi bagus tetapi tujuan dari pembelajaran kepemimpinan berorganisasi tidak tercapai. Begitu juga sebaliknya, memimpin organisasi yang baik adalah dibarengi dengan tertib adiminstrasi," tambah dia.

Kasmuri mengharapkan, pelatihan ini akan mampu melahirkan pimpinan/ketua lembaga kemahasiswaan untuk bisa menemukan semangat baru, kesadaran baru, dan memberi pengaruh positif bagi organisasinya, dan bagi mahasiswa-mahasiswa IAIN Batusangkar lainnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiwaan dan Kerjasama, H Rizal menyampaikan, pelatihan kepemimpinan dengan visi melahirkan sarjana-sarjana siap pakai. Dia berharap, pemimpin-pemimpin lembaga haruslah memiliki softskill, sehingga bisa menghasilkan atau menciptakan sesuatu gerakan yang membangakan nama IAIN Batusangkar, yang mana sebagai tantangan baru oleh para ketua-ketua lembaga yang baru terpilih di berbagai lembaga kemahasiwaan di IAIN Batusangkar. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Kab. Tanah Datar lainnya