Musrenbang Nagari Supayang, Pengaspalan Jalan jadi Aspirasi Prioritas

AI Mangindo Kayo | Senin, 10-02-2020 | 23:31 WIB | 308 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Musrenbang Nagari Supayang, Pengaspalan Jalan jadi Aspirasi Prioritas<p>Tim Musrenbang Kabupaten Tanahdatar, D Yonasri bersama Muhammad Nasir (Walinagari Supayang) serta Forkopinca dan tokoh masyarakat lainnya, menghadiri kegiatan Musrenbang yang digelar di Mesjid Iqrar, Senin (10/2/2020). (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Wali Nagari Supayang, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanahdatar, Muhammad Nasir mengharapkan pengerasan jalan sepanjang 4 Km dari Tanjuang Jati hingga Supayang. Jalan ini jika sudah diaspal, sangat dibutuhkan warga untuk membawa hasil pertanian.

"Semoga jalan ini bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2021 nanti. Sejak 2007, setiap kali Musrenbang digelar, selalu masuk usulan, tapi tidak juga terealisasi sampai sekarang. Jadi, harapan kami masyarakat Supayang pada anggota DPRD yang hadir, untuk bisa membantu," harap Nasir saat Musrenbang Nagari di Mesjid Iqrar, Senin (10/2/2020).

Tim Musrenbang Kabupaten Tanahdatar, D Yonasri menjelaskan, untuk usulan yang jadi prioritas, betul-betul dibuat dengan perencanaan matang. Supaya, usulan ini tidak diganti usulan lain yang dinilai lebih prioritas atau bahkan "usulan yang naik di jalan."


"Kewenangan ini harus kita pahami dan dimengerti dengan baik. Mana yang kewenangan nagari, kewenangan kabupaten atau provinsi," terangnya.

"Kalau aset atau jalan yang dimiliki nagari, pihak kabupaten tidak bisa mengerjakan. Begitu juga sebaliknya, aset yang kewenangan kabupaten maupun provinsi, nagari juga tidak bisa melaksanakan," tambah dia.

Surva Hutri yang merupakan anak Nagari Supayang, menjelaskan, saat penyampaian sudut pandang anggota DPRD, supaya jangan memaksakan kewenangan yang telah diatur baik nagari maupun kabupaten.

"Usulan yang jadi prioritas di 2021, supaya bisa direalisasikan tahun ini. Saat terjadi bencana alam Kapalo Banda beberapa waktu lalu, mengakibatkan sawah warga tidak bisa dialiri dan mengakibatkan gagal panen, sehingga urat nadi ekonomi masyarakat jadi terganggu," ungkapnya.

"Besar harapan kami pada tim yang hadir, untuk merealisasikan usulan kami ini pada 2020 ini juga," tuturnya.

Hadir saat Musrenbang, Forkopinca, OPD, BPRN, KAN, tokoh Masyarakat dan undangan lainya. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Tanah Datar lainnya