Inilah Proyek Peningkatan Jalan di Tanahdatar

AI Mangindo Kayo | Rabu, 12-02-2020 | 21:38 WIB | 479 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Inilah Proyek Peningkatan Jalan di Tanahdatar<p>Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Tanahdatar, Nofi Hendri. (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Kabupaten Tanahdatar merupakan salah satu wilayah yang terletak di tengah-tengah Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis, wilayah ini berada pada posisi 00 17 LS -00 39 LS dan 100 19' BT - 100 51 BT, dengan luas wilayah 1.336 Km2 atau 133.600 Ha dan terdiri dari 14 Kecamatan, 75 Nagari serta 395 Jorong.

Tanahdatar juga mempunyai 7 pintu masuk dari berbagai daerah di sekitarnya dilewati 11 ruas jalan provinsi dimana saat ini sudah banyak mengalami kerusakan berupa retak-retak, berlubang, bergelombang, drainase tidak berfungsi dan lainnya.

Menanggapi hal itu, Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Tanahdatar, Nofi Hendri, Selasa (11/2/2020) mengungkapkan, Pemkab Tanahdatar setiap tahun selalu mengusulkan pembangunan dan rehab jalan di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar.


"Atas koordinasi dan usulan kita, tahun 2020 kucuran dana perbaikan melalui APBD Provinsi sebesar Rp17,8 Miliar," terangnya.

Terdiri dari pekerjaan, pelebaran jalan Batusangkar ke Kubu Karambia dengan dana Rp5 Miliar, Batusangkar menuju Ombilin Rp1,5 miliar termasuk pekerjaan Pelapisan Ulang (Overlay) di Pincuran Tujuh, Simpang Baso ke Piladang sebanyak Rp4,5 miliar. Lalu, Setangkai menuju Halaban Rp4,8 Miliar dan ruas jalan Batusangkar menuju Baso untuk peningkatan/pelebaran jalan sebesar Rp1,8 Miliar.

Nofi menambahkan, Pemprov Sumbar telah melakukan verifikasi lapangan ke Tanahdatar dan sudah memasuki tahapan dan proses tender. "Diharapkan, akhir Maret 2020 nanti pelaksanaan pekerjaan sudah bisa dilaksanakan," ujarnya.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PU PR Tanahdatar, Refdizalis menambahkan, Pemkab Tanahdatar melalui Dinas PU PR kembali buat surat usulan kepada Pemprov terkait perbaikan, pemeliharaan berkala/rutin untuk memperpanjang umur jalan, kelancaran transportasi dan hindari kecelakaan berlalu lintas.

"Ada 10 ruas jalan wewenang provinsi yang diusulkan untuk pelebaran, pengamanan, kapasitas dan peningkatan struktur jalan, seperti ruas jalan Kubu Kerambil ke Batas Batusangkar di Simpang Kiambang, Guguk Cino ke Sawahlunto, batas kota Payakumbuh ke Sitangkai dan beberapa ruas lainnya yang tentunya tetap menjadi prioritas untuk diperbaiki Pemprov Sumbar," ungkap Refdizalis.

Sementara itu, untuk program pembangunan, rehab dan pemeliharaan jalan dan jembatan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Tanahdatar melalui DAK 2020, Refdizalis menyampaikan, ada 3 Paket yang mempergunakan DAK.

Paket 1 yang mempergunakan DAK untuk rehab dan pemeliharaan jalan Koto Baru ke Koto Laweh Kecamatan X Koto sepanjang 2,6 KM, ruas jalan Simpang Tali Agung ke Sungai Patai Nagari Situmbuk Kecamatan Salimpaung sepanjang 2,5 KM.

Lalu, ruas simpang Manunggal ke Padang Ganting Kecamatan Padang Ganting sepanjang 3,2 KM ditambah pemeliharaan berkala ruas jalan Rambatan menuju Turawan via Galogandang sepanjang 2,7 KM dengan anggaran biaya Rp12,386 miliar.

Paket 2 untuk lanjutan pengaspalan pembangunan ruas jalan simpang Silambiak menuju Tapi Selo Kecamatan Lintau Buo Utara via Koto Tangah Kecamatan Tanjung Emas, kemudian simpang guguak putih saidu menuju Kapalo Koto Kecamatan X Koto dengan total dana Rp8,1 Miliar.

Paket 3 melalui DAK untuk pelebaran jalan Batusangkar menuju Balai Tangah Kecamatan Sungayang dengan biaya Rp3,584 miliar lebih.

"Pelaksanaan pekerjaan melalui dana DAK, Insya Allah dilaksanakan pada akhir Maret nanti, karena kita juga akan segera lakukan proses lelang," terangnya.

"Sedangkan kegiatan menggunakan DAU saat ini dalam tahap finishing terhadap beberapa pergeseran dan perubahan anggaran, namun tentu tetap akan usahakan sesegera mungkin," pungkas Refdizalis. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Tanah Datar lainnya