Silpa Terbesar Nagari Salimpaung Disumbang Dana BKBK Provinsi

AI Mangindo Kayo | Kamis, 13-02-2020 | 08:58 WIB | 183 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Silpa Terbesar Nagari Salimpaung Disumbang Dana BKBK Provinsi<p>Wakil Bupati Tanahdatar, Zuldafri Darma beserta rombongan, Camat Salimpaung, Forkopimca, saat memberikan arahan pada musrenbang Nagari Salimpaung, Rabu (12/2/2020). (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews -- Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Nagari Salimpaung dihadiri Wakil Bupati Tanahdatar, Zuldafri Darma, anggota DPRD Sumbar dan Tanahdatar serta tokoh masyarakat lainnya. Selain pembenahan jalan, perbaikan kapalo banda dan saluran irigasi, jadi usulan prioritas warga di kegiatan Musrenbang itu.

"Di samping prioritas perbaikan jalan, yang juga jadi sangat penting diusulkan yakni perbaikan kapalo banda dan irigasi yang rusak akibat dihondoh air bah," ucap Wali Nagari Salimpaung, Marjohan saat menyampaikan usulan kegiatan pada kegiatan Musrenbang 2021 di kantor wali nagari, Rabu (12/2/2020).

Disampaikan Marjohan, kapalo banda yang rusak akibat dihondoh air bah itu yakni Kapalo Banda Daro, Kapalo Banda Bawah Tang Paung, Kapalo Banda Pandan Ateh, Kapalo Banda Bawah Titian Dalam Koto, Kapalo Banda Pandan. Kemudian, lanjutan pembangunan saluran irigasi dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp14 miliar lebih.


Marjohan juga melaporkan, di tahun anggaran 2019, Nagari Salimpauang mendapat kucuran dana sebesar Rp3,2 miliar yang bersumber dari APBN, APBD, BKBK (Bantuan Keuangan Bersifat Khusus) dan PBH (Penerimaan Bagi Hasil).

"Anggaran sebanyak itu terealisasi sebesar Rp1,6 miliar dan Silpa Rp1,6 miliar. Faktor penyumbang Silpa terbesar yakni anggaran yang berasal dari BKBK yakni sebesar Rp1,425 miliar. Belum ada terealisasi atau 0% realisasinya," ungkap Marjohan.

Selain itu, Marjohan juga menyampaikan beberapa inovasi Nagari Salimpaung di bidang pelayanan seperti selalu melaksanakan apel pagi setiap hari Senin, pelayanan di kantor wali nagari juga dibuka setiap Sabtu.

Bagi masyarakat yang membutuhkan dokumen sangat mendesak, perangkat nagari akan melayani 24 jam setiap hari. Juga ada inovasi TTG seperti penemuan cor tanaman dari barang bekas, alat penebar pupuk dari paralon dan pengolahan labu siam jadi 14 jenis makan.

Pada saat Musrenbang tersebut, Anggota DPRD Sumatera Barat, Arkadius Dt Intan Bano juga berjanji akan memberi bantuan berupa alat mesin pertanian (Alsintan) berupa mesin bajak dan 250 ekor itik untuk kelompok tani di Nagari Salimpaung. Arkadius dikesempatan itu minta wali nagari, segera menyiapkan nama kelompok penerima bantuan dari DPRD Provinsi Sumatera Barat itu.

Singkronkan

Sementara itu, Zuldafri Darma menyampaikan, agar pembangunan di nagari ini tidak terfokus pada kegiatan fisik semata, penting juga dialokasikan pada bidang keagamaan, pemberdayaan maupun pembinaan masyarakat.

"Kemampuan APBD Tanahdatar yang tidak dapat mengakomodir seluruh program dan kegiatan di nagari-nagari yang ada, maka perlunya program yang sangat prioritas untuk diusulkan. Itu perlunya selalu berkoordinasi dengan seluruh stake holder, sehingga pembangunan diberbagai bidang itu dapat diwujudkan ditengah segala keterbatasan yang ada," ucapnya.

Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih pada anggota DPRD Sumatera Barat yang telah memperjuangkan alokasi anggaran untuk Tanahdatar. "Kontribusi dari provinsi juga sangat dibutuhkan daerah untuk percepatan pembangunan dari berbagai sektor," terangnya.

Sedangkan Anggota DPRD Tanahdatar, Yalpema Jurin mengapresiasi Musrenbang Nagari Salimpaung yang boleh dikatakan lengkap hadir. Mulai dari anggota DPRD Provinsi, Wakil Bupati Tanahdatar serta anggota DPRD Tanahdatar seperti Nurhamdi Zahari, Khairul Abdi, Surva Hutri, Azwar Rabain.

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Kab. Tanah Datar lainnya