Tanahdatar Pindahkan Belajar Siswa ke Rumah, Sekda: Mari Bekerjasama

AI Mangindo Kayo | Kamis, 19-03-2020 | 21:14 WIB | 232 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Tanahdatar Pindahkan Belajar Siswa ke Rumah, Sekda: Mari Bekerjasama<p>Sekda Tanahdatar, Irwandi memimpin rapat rencana memindahkan proses belajar mengajar ke rumah bagi siswa di Tanahdatar untuk antisipasi penyebaran Covid19, di ruang kerja Sekda Tanahdatar, Kamis (19/3/2020). (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Bupati Tanahdatar, Irdinansyah Tarmizi mengeluarkan instruksi No 800/839/Dikbud-2020 tentang Penanganan Dampak Corona Virus Desease (Covid-19). Instruksi ini lahir, menyikapi ancaman Corona Virus Desease (Covid-19) di Luhak nan Tuo itu.

Salah satunya, melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanahdatar pada Korwil Kecamatan, Kepala UPT SD dan SMP se-Tanahdatar, agar disampaikan siswa untuk melakukan pembelajaran di rumah mulai 20 Maret hingga 1 April 2020 mendatang.

Kadis Dikbud Tanahdatar, Riswandi dalam pesan singkatnya menjelaskan, pembelajaran di rumah disesuaikan dengan jadwal pembelajaran yang berlaku di sekolah.


Guru, terang Riswandi, diminta merancang pembelajaran daring (via whatsapp) di sekolah dan memberikan tugas/materi pembelajaran sesuai batas pelajaran yang sedang berjalan melalui whatsapp grup parenting/paguyuban serta memeriksa hasil pekerjaan siswa setiap hari di sekolah.

Riswandi juga sampaikan, sementara untuk seluruh pelaksanaan ujian di tingkat SD dan SMP yang terkena jadwal akibat kebijakan ini akan diatur kemudian.

Disampaikan Riswandi, untuk siswa sekolah lanjutan atas baik SMA dan Madrasah juga tidak masuk sekolah namun pelaksanaan Pra Ujian Nasional yang sudah terjadwal tetap dilaksanakan.

Keputusan ini diambil sesuai hasil rekomendasi rapat lanjutan penanganan dampak Corona di ruang kerja Sekda Tanahdatar, Kamis (19/3/2020).

Sekda Tanahdatar, Irwandi mengatakan, setelah mendengar masukan dari Forkompinda dan perangkat daerah, maka peserta rapat sepakat merekomendasikan mengalihkan proses belajar mengajar via daring.

"Walaupun Tanahdatar sampai saat ini belum ada yang positif Corona, melihat ancaman yang semakin kuat, maka untuk memutuskan mata rantai masuk bahkan menyebarnya Covid-19 di Tanahdatar, siswa sementara waktu tidak perlu datang ke sekolah," ungkapnya.

"Ini bukan libur sekolah, sehingga siswa pergi liburan atau bermain-main di luar rumah. Melainkan, ini belajar di rumah. Untuk itu diminta kerjasama dan pengawasan orang tua dan kita bersama, sehingga upaya memerangi Covid-19 bisa terbantu," ucap Irwandi.

Kalau manusia takut pada pada bintang buas seperti harimau, ular, komodo dan virus Corona dan sebagainya, lalu dia menghindari potensi bahaya yang bisa terjadi dari hewan yang Allah takdirkan memiliki sifat buas dan liar ini, lantas jangan disimpulkan bahwa dia lebih takut pada selain Allah.

"Kacau kalau cara berpikirnya seperti ini," terangnya. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Kab. Tanah Datar lainnya