38 Penerbangan Dibatalkan Sepanjang Senin

Otoritas BIM Khawatirkan Penumpang Internasional dari Kualanamu Medan

AI Mangindo Kayo | Senin, 23-03-2020 | 14:44 WIB | 70 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Otoritas BIM Khawatirkan Penumpang Internasional dari Kualanamu Medan<p>Petugas BIM tengah mengujicoba penggunaan thermo scanner di pintu masuk BIM, Senin (23/3/2020). (humas)

VALORAnews -- Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkaba (KC BIM), Yos Suwagiyono mengungkapkan, tidak ada lagi penerbangan dari dan ke luar negeri di salah satu pintu masuk ke Sumbar itu. Namun, peluang masuk masih ada melalui bandara lain.

"Masih ada dua penerbangan dari luar negeri yang dilayani di Bandara Kualanamu (KNO), Medan, Sumut. Yakni rute Singapura dan Malaysia. Hal inilah yang harus jadi perhatian di BIM," ungkap Yos Suwagiyono Rakor Percepatan Penanganan Covid19 di Sumbar, Senin (23/3/2020) di Padang.

Rapat yang dipimpin Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno itu, juga dihadiri pimpinan berbagai institusi yang kesehariannya berhubungan dengan layanan publik. Seperti, Kanwil Kemenkum HAM Sumbar (Lapas), Dirut RSUP M Djamil, Dirut RS Achmad Mukhtar, MUI Sumbar, PMI Sumbar, BI Wilayah Sumbar, Sekda dan pimpinan OPD Setdaprov Sumbar lainnya.


Dikesempatan itu, Yos menjelaskan otoritasi penutupan layanan di bandara sebagaimana diwacanakan salah seorang kepala daerah. "Operasional bandara itu jadi kewenangan pusat. Dalam hal ini, perintah menutup layanan bandara itu ada di Kementrian Perhubungan," tukasnya.

Ditegaskan Yos, untuk antisipasi penumpang yang terjangkit Covid19 masuk melalui BIM, telah disediakan thermo scanner, perawat, disinfektan, sabun cuci tangan dan lainnya di titik-titik startegis dalam terminal bandara.

"Kita mengimbau masyarakat, untuk menghentikan kebiasaan datang berombongan saat mengantar atau menjemput penumpang bandara," harapnya.

Sementara, Irwan Prayitno meminta otoritas BIM, untuk makin memperketat penjagaan. "Jika kurang SDM, segera koordinasikan dengan kami," tukas Irwan.

Selain itu, Irwan meminta, masjid di bandara ditutup saja. Selain itu, masjid atau mushala yang ada di perbatasan dengan areal BIM, juga lebih meningkatkan kewaspadaan. "Kalau bisa, penduduk jangan shalat bercampur dengan pendatang dari luar Sumbar," ujar Irwan.

Terpisah, Humas PT AP2 BIM, Fendrick Sondra menginformasikan, sepanjang Senin ini telah dibatalkan 21 flight (42 pergerakan) di BIM. Selain itu, BIM juga telah melakukan peningkatan pemeriksaan Virus Covid19 terhadap penumpang domestik maupun Internasional yang terbang melalui bandar udara sebagaimana diperintahkan Direktur Keamanan Penerbangan Kemenhub.

"Operasional BIM masih normal, mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB setiap hari," terangnya.

Dikatakan Fendrick, penumpang jalur domestik yang datang sepanjang Senin ini sebanyak 2.534 orang dan 1.382 penumpang yang berangkat. Mereka ini datang dari 38 gelombang penerbangan (19 datang dan 19 berangkat-red).

"Untuk penerbangan internasional di BIM, semuanya sudah dibatalkan. Untuk temuan suspect Covid19 nihil," terangnya.

"Semua penumpang tersebut telah melalui pemeriksaan Thermal Scanner oleh KKP BIM. Dari hasil pemeriksaan itu, seluruh penumpang dalam kondisi suhu tubuh <38 dan tidak ditemukan adanya gangguan kesehatan (demam, batuk dan sesak nafas)," ungkapnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Ranah lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya