Kontribusi Memutus Rantai Pandemi Covid19 di Sumbar

Alumni Unand Bagikan 4 Ribu Botol Hand Sanitizer Sampai Malam

AI Mangindo Kayo | Selasa, 23-03-2020 | 19:18 WIB | 98 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Alumni Unand Bagikan 4 Ribu Botol Hand Sanitizer Sampai Malam<p>Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Supardi (ketua DPRD) pimpinan lainnya, menerima hand sanitizer yang dibagikan rombongan DPP IKA Unand yang dipimpin Prof Deddi Prima Putra (rektor Unidha) usai pelaksanaan sidang paripurna, Selasa (23/3/2020). (humas ika unand)

VALORAnews - Sepanjang Selasa (23/3/2020), Ketua Pelaksana DPP IKA Unand Peduli, Ilhamsyah Mirman bersama tim, secara simultan membagikan hand sanitizer pada berbagai elemen masyarakat.

Sebanyak 4.000 botol hand sanitizer produksi laboratorium Fakultas Teknologi Pertanian, Farmasi serta Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Fateta, F-Farmasi dan F MIPA) mereka bagikan hingga matahari tenggelam di ufuk barat.

"Atas kepedulian DPP IKA Unand dan didukung alumni Unand se-Indonesia, saya berterima kasih sekali. Inisiasi dari DPP IKA Unand ini, telah menimbulkan kesadaran bersama seluruh civitas akademika, untuk bergerak serempak menghadapi ancaman Covid19," ujar Rektor Unand, Prof Yuliandri saat melepas aksi IKA Unand Peduli di Kampus Limau Manih, Padang, Selasa (24/3/2020).


Ilhamsyah bergerak membagikan hand sanitizer ini dari kampus hingga keliling kota Padang. Bersama alumni lain di antaranya Muhammad Ridwan Nasution, Deni Pratama Koto, Dwi Evaliza, Rista Yunelda, Ferri, Arnaldi Putra, Wirdanengsih, Mona Sisca, Patra Rina Dewi dan sejumlah aktivis BEM. Rektor Universitas Dharma Andalas, Prof Deddi Prima Putra juga terus mengiringi gerak langkah relawan kemanusian ini berkeliling kota.

Keterbatasan waktu dan tempat, alumni lainnya juga terus mendukung baik moril maupun materil. Melalui pesan whatsapp grup, mereka terus menyemangati seperti Asman Abnur (ketua umum), Prof Reni Mayerni (Sekjen DPP Ika Unand), Surya Tri Harto (ketua harian DPP IKA Unand), Mulyadi Muchtiar (ketua DPP IKA Unand Jabodetabek), Feri Arlius (Dekan Fateta Unand), Insannul Kamil (Wakil Rektor III Unand) dan lainnya.

Alumni lainnya seperti One Yurniwati, Welly Bend, Suwirman, Sempurna Bahri, Restu Wirawan, Helmizar serta lainnya juga terus mendukung baik secara moril maupun materil. Alumni Unand yang berkhidmat di dunia jurnalistik, juga tak mau ketinggalan ikut berkontribusi mengabarkan kegiatan ini ke publik luas. Aktivitas kepedulian yang terus dikabarkan, akhirnya memantik kepedulian tokoh Minang dan berbagai organisasi urang awak, ikut mengulurkan bantuan.

Itu semua, merupakan upaya yang dirintis untuk memutus rantai penyebaran virus corona selain melakukan Social Distancing maupun Physical Distancing. Kepedulian terhadap sesama dari alumni Unand ini, tak lepas dari dukungan berbagai lembaga, institusi bisnis dan pribadi seperti Bank Nagari, Andrinof Chaniago (Komut Mandiri), Dony Oscaria (Wakil Dirut Garuda) dan lainnya.

Ditegaskan Prof Yuliandri, meski Sumbar belum jadi pusat penyebaran Covid19, bukan berarti semua elemen tidak waspada. "Jangan lengah, Unand dan Alumni harus siap bertindak serempak, bahu-membahu menghadapi wabah ini," tegas dia.

Dikatakannya, Unand sebagai sebuah institusi, mengerahkan semua sarana untuk ikut perang melawan penyebaran corona virus. Seperti, menjadiakn RS Unand serbagai rumah sakit rujukan tambahan penanganan pasien ODP Covid19.

"Labor Fakultas Kedokteran Unand, mulai Selasa ini juga sudah bisa menguji sample Covid19 setelah mendapat izin tertulis dari Kemenkes RI," ujar Prof Yuliandri.

Gerakan bagi-bagi hand sanitizer ini, diapresiasi berbagai kalangan sebagai sebuah langkah nyata dan konkrit yang dilakukan alumni bersama almamaternya.

"Kolaborasi alumni dan kampus Unand ini, membuat kita merasa tidak berjuang sendiri hadapi wabah corena virus," ujar Direktur RS Unand, Dr dr Yevrin Zulfikar.

Hand sanitizer yang dikemas dalam ukuran 30 ml dan 5 botol ukuran 1.000 ml, merupakan pendistribusian gelombang kedua. (Baca: Alumni dan Fateta Unand Kolaborasi Produksi Hand Sanitizer, Nanuk: Semua Harus Proaktif Mencegah)

Salah satu titik distribusi yakni Klinik Medika Andalas. Petugas klinik, Meli menyebut, aksi ini sangat membantu karena di klinik sendiri kekurangan hand sanitizer.

Sementara, Kim Hong, mahasiswa asal Kamboja yang tengah studi di Unand, memuji adanya pembagian hand sanitizer. "Kami senang, karena untuk mendapatkan produk ini di toko obat, sulit. Dibeli online pun mahal, thanks alumni Unand," ujar Kim Hong. (kyo)

Ini lah titik distribusi hand sanitizer DPP IKA Unand Peduli:

  1. Rektorat dan Dekanat
  2. Pustaka Unand
  3. UPT Bahasa
  4. PKM
  5. Asrama Unand
  6. BRI Pasar Baru
  7. Bank Mandiri dan Mandiri Syariah Unand
  8. Bank Nagari Unand
  9. Polsek Pauh
  10. Pusdalop BPBD Pauh
  11. Damkar Pauh
  12. Pom Bensin Sawahan
  13. Pom Bensin Jati
  14. Bank Nagari
  15. BPBD Padang
  16. Gedung KNPI
  17. RS Unand
  18. DPRD Sumbar (Saat Paripurna)
  19. Mushala Musharah Limau Manis
  20. Pos Polisi Telkomsel
  21. Pos Polisi Simp Dinas Pendidikan
  22. Sekitar Sekre DPP IKA Unand di Jl KIS Mangunsarkoro
  23. Wartawan di Padang

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Provinsi Sumatera Barat lainnya