Pedemo Lempari Telur Busuk ke Mobnas Bupati Kerinci

AI Mangindo Kayo | Rabu, 09-09-2015 | 13:22 WIB | 1372 klik | Nasional
<p>Pedemo Lempari Telur Busuk ke Mobnas Bupati Kerinci<p>Staf bagian umum Setdako Kerinci, membersihkan kaca mobil dinas, yang dilempari telur busuk oleh demonstran dari PMII Kerinci, Rabu (9/9/2015). (riko pirmando/valoranews)

VALORAnews- Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kerinci, kembali menggelar demonstran di kantor bupati Kerinci dan DPRD Kerinci, Rabu (9/9/2015).

Dalam demo ke tiga kali ini, Bupati Kerinci Adirozal tak kunjung menemui mahasiswa mendengar aspirasi rakyat. Mahasiswa pun melempar telur busuk ke Mobil Dinas Bupati Kerinci Adirozal dan Mobnas pengawal.

"Sekepal tanah surga ini sudah tidak layak dipimpin oleh orang munafik, lihat saja pembangunan tidak ada perubahannya, PAD pun menurut capai Rp47 miliar," ujar Iksan, orator mahasiswa PMII depan gedung DPRD.


Ia mengatakan, jika bupati Kerinci tidak menemui mahasiswa, pihaknya tidak akan berhenti menyampaikan aspirasi rakyat. "Kami tidak akan berhentikan aksi ini, kami akan tetap aksi sampai 24 kali demo lagi," katanya.

Sementara, Afrizal HS, Asisten I Pemerintah Setda Kerinci menegosiasi dengan pendemo, untuk berdialog dalam ruangan. "Bupati tidak mau menerima di luar, maunya di dalam ruang pola. Karena keamanan tidak terjamin," imbuh Afrizal didepan perwakilan mahasiswa.

Namun, mahasiswa tetap tidak mau dialog dalam ruang. (cr2)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Rantau lainnya
Berita Nasional lainnya