Wako Padang Merasa Tak Disurati untuk Laksanakan UN Online

AI Mangindo Kayo | Selasa, 14-04-2015 | 17:40 WIB | 1076 klik | Kota Padang
<p>Wako Padang Merasa Tak Disurati untuk Laksanakan UN Online<p>Wako Padang, Mahyeldi berdialog santai dengan pimpinan Komisi X DPR RI, Sohibul Iman yang melakukan kunjungan kerja memantau pelaksanaan UN 2015 hari kedua, tadi siang. Tak digelarnya UN berbasis komputer di Padang, jadi sorotan komisi yang membidangi pendidikan ini. (mustafa/valoranews)

VALORAnews - Walikota Padang, Mahyeldi mengatakan, belum digelarnya UN secara online di Kota Padang, karena belum ada sekolah yang memiliki komputer yang memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan. Selain itu, Pemko Padang juga merasa belum sesuai dengan metode online yang masih bersifat try and error. Kemudian, sistem ini juga belum pernah diujicobakan sebelumnya.

"Kita tidak menyikapi secara terburu-buru untuk UN online. Terlebih, untuk pelaksanaan UN online, saya sebagai walikota belum mendapat informasi, belum ada surat dari siapa-siapa ke walikota," tegas Mahyeldi di SMAN 2 Padang, saat berdialog dengan rombongan Komisi X DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Sumbar, tadi siang.

Untuk pendidikan kita ke depan, terang Mahyeldi, harus jelas, jangan sifatnya try and error. "Kalau terjadi error jaringan, kita di daerah yang akan dirugikan, siswa pasti panik. Kita juga bukan daerah yang jadi pilot project UN online," ulas Mahyeldi. (Baca juga: Enam Sekolah di Padang Tak Lolos Verifikasi Pelaksanaan UN Online)


Rombongan Komisi X DPR RI yang meninjau pelaksanaan UN di Padang hari kedua ini, dipimpin wakil ketua Komisi X, Sohibul Iman. Juga hadir sejumlah anggota komisi pendidikan seperti Vina Melinda, Popong Otje Djundjunan alias Ceu Popon, Yayuk Basuki, Sutan Adil Hendra dan Ferdiansyah.

Menurut Sohibul Iman, masih adanya daerah yang belum melaksanakan percobaan UN secara online, akan jadi evaluasi untuk disampaikan pada Kementerian Kebudayaan Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Kita akan sampaikan temuan ini ke Menteri, seperti apa tindak lanjut bagi daerah yang sama sekali belum melakukan UN online. Tapi, alhamdullilah di Padang berjalan lancar meski belum online. Tidak ada masalah, apakah keterlambatan soal atau kekurangan, semua teratasi karena soalnya dicetak di daerah sendiri," tutur Sohibul Iman. (mr)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Pendidikan lainnya
Berita Kota Padang lainnya