Indonesia Barat Tak Bisa Melihat

Bulan Kembali Merah 8 Oktober 2014

AI Mangindo Kayo | Rabu, 08-10-2014 | 08:47 WIB | 983 klik | Nasional
<p>Bulan Kembali Merah 8 Oktober 2014<p>Ilmuwan NASA menjelaskan, "Warna yang tampil di Bulan bergantung pada besarnya jumlah debu serta awa

VALORAnews - Fenomena unik Bulan Merah (Blood Moon) akan terlihat pada 8 Oktober 2014, saat gerhana bumi total. Di Indonesia dapat terlihat mulai sekitar jam 17.25 WIB sampai pukul 18.24 WIB baru bisa dilihat warga Jakarta. Gerhana ini akan berakhir pada pukul 19.34 WIB.

"Peristiwa ini persis seperti saat gerhana bulan yang terjadi Selasa malam, 15 April 2014 lalu. Penampakan aneh ini dikenal dengan Blood Moon atau Bulan Merah. Fenomena yang relatif langka terlihat namun sebenarnya mudah dijelaskan secara lmiah," kata Thomas Rovicky sebagaimana ditulis dalam http://rovicky.wordpress.com/2014/10/02/bulan-kembali-merah-8-oktober-2014/.

Dikatakan Rovicky, tentunya kita tahu adanya gejala pembiasan warna. Ya, terjadi pada prisma ataupun pada kejadian pelangi. Gejala ini disebabkan karena panjang gelombang dan frekuensi warna itu berbeda-beda. Sehingga warna merah sedikit terbiaskan dibandingkan warna biru (ungu). Dengan adanya partikel-partikel lain yang ada didalam atmosfer selain udara, maka daya bias partikel semakin besar. Partikel-partikel penguat pembiasan ini dapat saja beruba partikel abu gunung api.


"Pembiasan sinar matahari yang membelokkan warna merah dan warna biru, menyebabkan warna merah menyinari bulan," terangnya.

Sayangnya, yang di Indonesia barat tidak dapat menyaksikan gerhana ini. Peristiwa kali ini akan dinikmati oleh mereka yang tinggal di Indonesia Timur.

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Nasional lainnya