Klarifikasi Soal Percepatan Munas

ARB: Saya Loyal dan Taat pada Aturan Organisasi

AI Mangindo Kayo | Minggu, 30-11-2014 | 05:04 WIB | 901 klik | Nasional

VALORAnews - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB), mengklarifikasi aneka tudingan terkait digelarnya munas partai bernomor urut 5 di pemilu lalu itu --baik melalui pemberitaan mass media maupun ke akun twitter pribadinya, @aburizalbakrie--, di Bali, hari ini, Minggu (30/11/2014) hingga Rabu (3/12/2014) depan.

"Keputusan penyelenggaraan Munas dari Januari 2015 jadi 30 November 2014 adalah keputusan Rapimnas di Yogya (17-11-2014). Bukan keputusan saya pribadi," tulis ARB dalam serangkaian tuitnya, beberapa saat lalu.

ARB memastuikan, sebagai ketum, dirinya sudah menyampaikan di Rapimnas, bahwa Pleno DPP memutuskan Munas Januari 2015.


"Pleno Rapimnas punya pandangan berbeda. Peserta pleno Rapimnas putuskan Munas dipercepat dengan alasan agenda besar nasional seperti Pileg, Pilpres, pembentukan pimpinan MPR-DPR dan pembentukan kabinet sudah selesai," ungkapnya.

"Dalam hirarki organisasi Partai Golkar, Rapimnas adalah institusi tertinggi di bawah Munas. Sebagai kader yang loyal dan taat pada organisasi, tidak ada kata lain selain tunduk dan patuh pada keputusan Rapimnas," tegas ARB.

Para tokoh yang kini mengatas namakan diri sebagai Presidium Penyelamat Partai (Agung,Priyo,dll), ungkap ARB, juga hadir dalam Rapimnas. Namun, tambahnya lagi, tak ada penolakan terlontar dari mereka. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Rantau lainnya
Berita Nasional lainnya