Istri Deni Belum Ditemukan, Apakah Gafatar?

Sri Wahyeni | Jumat, 15-01-2016 | 10:11 WIB | 1009 klik | Kota Padang
<p>Istri Deni Belum Ditemukan, Apakah Gafatar?<p>Camat Koto Tangah, Adlin Gusmar. (facebook irwandi rais)

VALORAnews - Menghilangnya salah seorang warga Kelurahan Bungo Pasang, Ana Sri Fatiah beserta dua orang anaknya masih menjadi tanda tanya. Sejak kepergiannya, Kamis (7/1/2016) lalu, hingga saat ini belum ada kabar berita. Dugaan Ana diculik kelompok Gafatar pun mencuat.

Camat Koto Tangah, Adlin Gusmar menghimbau kepada para pemuka masyarakat Perumahan Bungo Bumi Indah (BBI) Rt 01 RW 12, Keluarahan Bungo Pasang, bersama menjaga lingkungan. Aksi keamanan lingkungan tersebut ditingkatkan untuk mewaspadai adanya tindakan criminal dalam kasus tersebut.

"Sampai saat ini, kita masih belum tahu apa yang terjadi. Yang jelas, kita sudah laporkan ke polisi. Saya harap kita semua berpartisipasi jika ada informasi, tolong saling mengabari," ujar Adlin saat bersama suami Ana, Deni Indra, dan Lurah Bungopasang Bambang A dikediaman Deni, Kamis (14/1/2016).


Pihaknya, kata Adlin, akan terus memantau kasus tersebut. Sementara, Deni yang juga karyawan Grapari Telkomsel ini mengaku sudah mengubungi seluruh sanak family untuk menanyakan keberadaan istri dan dua anaknya. Namun, hingga saat ini belum ada titik terang.

Terkait adanya kemungkinan Ana Sri Fatiah diculik kelompok Gafatar, Lurah Bungo Pasang Bambang A mengaku belum berani menyimpulkannya. (Baca: Istri dan Dua Anak Karyawan Telkomsel Grapari Padang Menghilang Sejak 7 Januari)

Pasalnya, hingga saat ini belum ada bukti yang mengarah pada dugaan tersebut. Meskipun sebelumnya, Deni sendiri mengakui sang istri pernah mengikuti organisasi tersebut. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Berita Metro lainnya
Berita Kota Padang lainnya