Baju Kuruang Basiba Harus Dikembangkan

Sri Wahyeni | Kamis, 11-08-2016 | 11:10 WIB | 907 klik | Kab. Agam
<p>Baju Kuruang Basiba Harus Dikembangkan<p>Ketua TP-PKK Agam Ny Vita Indra Catri foto bersama dengan peserta lomba baju kuruang kreasi. (humas)

VALORAnews - Ketua Bundo Kanduang Kabupaten Agam Rosmiati mengatakan, baju kuruang basiba ciri khas pakaian wanita Minangkabau harus diperkenalkan dan dikembangkan di tengah-tengah masyarakat.

Hal itu dikatakan Ketua Bundo Kanduang Kabupaten Agam Rosmiati saat membuka festival baju kuruang basiba di Medan Nan Bapaneh Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung dalam rangka peringati HUT Perang Manggopoh ke 108, Rabu (10/8/2016).

Rosmiati merasa bangga dan mendukung pemerintah Nagari Manggopoh dalam menggelar festival baju kuruang basiba, apa lagi yang memperagakannya anak-anak perempuan remaja.


"Baju kuruang basiba itu pakaiannya longgar atau tidak ketat yang mana seharusnya dipakai bagi kaum wanita baik muda maupun tua," kata Rosmiati.

Rosmiati berharap, festival baju kuruang basiba ini menjadi pendorong kaum wanita untuk berpakaian selayaknya wanita Minang kabau dan mereka menjadi enggan untuk memakai pakaian ketat yang seharusnya bukan pakaiannya.

"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berkelanjutan tahun ke tahun dan menjadi icon di Nagari Manggopoh", harapnya.

Ketua Panitia Megawati, mengatakan, peserta yang mengikuti festival ini sebanyak 26 orang yang tersebar di setiap jorong di Kecamatan Lubuk Basung.

"Selain memperingati HUT Perang Manggopoh ke 108, kegiatan ini juga dijadikan sebagai ajang memperkenalkan, menghayati dan melestarikan pakaian baju kuruang basiba", katanya.

Megawati mengharapkan baju kuruang basiba jangan sampai hilang karena ini merupakan pakaian tradisional Minangkabau, walaupun banyaknya ragam pakaian yang beredar tapi jangan sampai meninggalkan pakaian ciri khas budaya kita sendiri.

Sementara itu, Wali Nagari Manggopoh Ridwan, mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan peringati HUT Perang Manggopoh ke 108. Perang tersebut dipimpin langsung seorang wanita pemberani berasal dari Minangkabau.

Maka dari itu, sebagai orang Minang harus memperagakan dan memperkenalkan baju ciri khas Minangkabau kepada masyarakat khusunya kepada generasi muda. (rls)

emzalmi-desri
Berita Perempuan lainnya
Berita Kab. Agam lainnya